0 menit baca 0 %

100 Dai Riau Ikuti Kompetensi Penceramah Agama Angkatan II

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kementerian Agama telah menggulirkan program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama sejak September 2020. Program akan diikuti sebanyak 8.200 penceramah agama se-Indonesia, khusus Provinsi Riau diikuti oleh 200 penceramah yang terbagi dalam dua angkatan.Pada pelaksanaan Bimbingan Teknis...

Riau (Inmas)- Kementerian Agama telah menggulirkan program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama sejak September 2020. Program akan diikuti sebanyak 8.200 penceramah agama se-Indonesia, khusus Provinsi Riau diikuti oleh 200 penceramah yang terbagi dalam dua angkatan.

Pada pelaksanaan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan II Tingkat Provinsi Riau 28- 29 Oktober 2020 di Hotel Grand Central Pekanbaru diikuti 100 penceramah Kabupaten Kota se Provinsi Riau yang dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA didampingi Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI dan Kasi Kasi Penyuluhan Agama Islam dan Sistem informasi H Asril MM.

“Alhamdulillah baru saja kita membuka kegiatan Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan II. Sama seperti pada angkatan I kemarin, kita berharap penceramah dapat memberikan kesejukan dalam masyarakat melalui dakwah- dakwahnya di masyarakat dengan niat rahmatan lilalamin. Karena salah satu Misi Kemenag adalah untuk meningkatkan kesalehan umat beragama yang hanya bisa tercapai dengan bantuan para penceramah kita,” ungkap Mahyudin usai membuka kegiatan dan berharap sinergitas yang tinggi antara Kemenag dengan para pen-dai dapat terus terjalin dalam rangka mencapai kesalehan umat.

Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 61 tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020, dimana salah satu poin menyebutkan bahwa pembangunan bidang agama merupakan salah satu pilar utama pembangunan manusia dan masyarakat.

“Apa yang menjadi tujuan pemerintah dalam hal memberikan kesejukan dakwah di masyarakat dapat terwujud melalui Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. Karena narasumber yang kita datangkan merupakan narasumber yang sangat berkompeten dalam bidang dakwah,” ungkap Saman singkat.

Ditambahkan Asril, dalam rangka menciptakan dai dan mubaligh yang berkualitas, Seksi Penyuluhan Agama Islam dan SI Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau memprogramkan beberapa kegiatan, diantaranya Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama dan Kegiatan Moderasi Beragama yang akan melibatkan para penyuluh agama di Riau.

“Kegiatan ini semua bermuara pada peningkatan kualitas dan kompetensi para dai dan penyuluh kita, meraka merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Agama di lapangan, semoga para dai kita bisa bertransformasi dalam menghadapi dinamika sosial saat ini,” harap Asril. (mus/faj)