Riau (Kemenag) --- Hasil rapat finalisasi penetapan jadwal penerbangan
Embarkasi yang digelar di Jakarta pada 7 Maret 2025, jamaah haji Riau akan
tergabung dalam 11 kelompok terbang (kloter) penuh dan satu kloter gabungan. Hal
tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah
H. Defizon, Kamis (13/3/25).
“Jemaah haji Provinsi Riau akan tergabung dalam 11 Kloter penuh
dan satu kloter gabungan dengan Provinsi Jambi. Kloter penuh ini berisikan 445
jemaah dan 5 orang petugas, jadi terdapat 11 Kloter berisi 445 jemaah dan 1
kloter Jemaah Riau berjumlah 185 akan gabungan jambi ”.
Lebih lanjut Defizon mengatakan sebagaimana biasanya Jemaah haji
Provinsi Riau diberangkatkan melalui embarkasi batam bersama Provinsi Kepulauan
Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.
“Jemaah haji secara nasional akan masuk asrama mulai tanggal 1
mei, untuk Jemaah haji Riau akan masuk asrama mulai tanggal 3 Mei 2025. Jemaah haji
Riau tergabung dalam Kloter BTH 03 hingga Kloter BTH 12 dan 185 Jemaah akan
bergabung di Kloter BTH 13 bersama jambi serta Kloter BTH 15, sedangkan kloter BTH
01 dan BTH 02 akan diisi oleh Jemaah dari Kepri”.
Defizon juga menambahkan bahwa jadwal penerbangan kloter secara
nasional telah ditetapkan, namun pembagian kloter per kabupaten/kota di Riau
masih menunggu penyelesaian masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji
(Bipih).
"Jadwal
nasional sudah jelas. Selanjutnya, kami akan menyusun pembagian kloter
berdasarkan daerah asal jamaah setelah masa pelunasan selesai”.
Tahun ini, kuota JCH Riau untuk musim haji 1446
H/2025 mencapai 5.047 orang. Kuota tersebut terdiri dari 4.751 jamaah reguler,
252 jamaah lansia, serta 36 petugas haji daerah yang akan mendampingi jamaah
selama pelaksanaan ibadah haji dan petugas KBIHU 5 orang.