Pekanbaru (Kemenag). Dalam rangka meningkatkan fungsi dan peran guru tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi didampingi Analis Kepegawaian Muhammad Faisal memberikan pembinaan bagi guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Kota Pekanbaru pada hari senin, 22 Juli 2024 turut dihadiri Kepala Madrasah Noerlinda, Wakil Kepala Madrasah P2M, Kepala Tata Usaha dan majelis guru.
Dalam sambutannya, Noerlinda selaku Kepala Madrasah menyampaikan jumlah guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kota Pekanbaru berjumlah 115 orang yang terdiri dari 51 orang PNS, 37 Orang Non PNS, Tenaga Kependidikan ASN terdiri dari 4 orang dan tenaga kependidikan honorer terdiri dari 23 orang.
Lebih lanjut beliau menyampaikan terkait dengan mutasi dan hal-hal yang lain seperti yang sudah disampaikan kepada guru dan kepegawaian ketika ada pembinaan dari Kepala Biro Kepegawaian beberapa waktu yang lalu, rotasi dan mutasi dalam suatu lembaga dan organisasi itu adalah hal yang biasa dan tidak perlu ditakuti. "Saya yakin dan percaya pak Kemenag sudah memiliki regulasi-regulasi terkait keberadaan guru dan tenaga kependidikan khususnya Kementerian Agama RI".
"Saya berharap kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, semoga ini menjadi motifasi, tunjuk ajar kita selama menjalankan tugas kita di MAN 1 Kota Pekanbaru", harapan kamad.
"Dalam sebuah organisasi perlu gerakan yang sistemik, sistematis dimana setiap komponen melakukan tugasnya masing-masing, jangan pula tugas guru mengajar mengurus pula tugas kepala sekolah, kenapa itu bukan tugas dia, itu tidak sistemik" ungkap kemenag saat memberikan sambutannya.
Untuk meningkatkan sebuah organisasi yang sistemik perlu memiliki empat komponen yang harus dimiliki sebagai seorang pendidik dan kependidikan diantaranya: Pertama, problem solving yakni kemampuan menyelesaikan masalah dengan efektif dan efisien ditempat kerja, sebagai seorang guru dan tenaga kependidikan harus mampu meminimalisir masalah kecil dan menyelesaikan masalah dengan tepat.
Kedua, self management yakni kemampuan mengelola diri sendiri termasuk fisik, emosional, sosial dan spiritual. Guru dan tenaga kependidikan harus mampu hadir tepat waktu, mengelola emosi dengan baik, menjalin hubungan positif dengan rekan kerja dan menerapkan nilai-nilai sporitual dalam pekerjaan.
Dalam sebuah organisasi perlu namanya mutasi, rotasi, promosi dan demosi untuk meningkatkan kinerja dalam sebuah organisasi. Pertama, mutasi merupakan pemindahan pegawai dari satu jabatan kejabatan yang lain secara hotizontal dalam sebuah organisasi.
Kedua, rotasi adalah pemindahan pegawai melalui jabatan yang bermacam-macam dan berbeda sehinhga diharapkan memperoleh pengetahuan yang lebih luas. Ketiga, promosi yakni memberikan jabatan yang lebih tingi dari jabatan sebelumnya. Keempat demosi adalah menurunkan jabatan seseorang yang lebih rendah dari jabatan sebelumnya.
Ketiga, working with people atau kemempuan bekerjasama dengan orang lain secara efektif. Guru dan tenaga kependidikan harus mampu berkolabotasi dengan atasan, bawahan dan tekan kerja untuk mencapai tujuan bersama.
Keempat, teknologi adaptation yakni kemampuan beradaptasi dengan teknologi terbaru. Guru dan tenaga kependidikan harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pekerjaan mereka. skill tersebut sangat penting dimiliki sebagai ilmu untuk meningkatkan kinerja dan membawa organisasi yang lebih baik. (*)
115 Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 1 Pekanbaru Ikut Pembinaan Kepegawaian
Ringkasan:
Pekanbaru (Kemenag). Dalam rangka meningkatkan fungsi dan peran guru tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi didampingi Analis Kepegawaian Muhammad Faisal memberikan pembinaan bagi guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kota Pekanbaru.