0 menit baca 0 %

12 CPNS Kemenag Inhu Ikuti Pelatihan Dasar CPNS Angkatan 2024

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Sebanyak 12 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan 2024. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, sebagai bagian dari sistem pe...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€” Sebanyak 12 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan 2024. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, sebagai bagian dari sistem pembelajaran Blended Learning yang menggabungkan metode pembelajaran online (daring) dan offline (luring).

Pelatihan Dasar CPNS merupakan bagian dari tahapan wajib yang harus diikuti oleh seluruh CPNS sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara penuh. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, serta memahami nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan core values BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Latsar CPNS Angkatan 2024 ini berlangsung selama beberapa minggu, yang terdiri atas tahapan pembelajaran klasikal daring, aktualisasi di tempat kerja (luring), serta evaluasi kompetensi yang melibatkan mentor dan coach dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) serta instansi pembina.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Inhu, Ehordamri, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh partisipasi CPNS dalam pelatihan ini. โ€œLatsar bukan sekadar syarat administratif untuk perubahan status, tetapi lebih dari itu, ini adalah momen pembentukan karakter dan integritas ASN yang akan mengabdi di Kementerian Agama,โ€ ujarnya.

Para peserta berasal dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kankemenag Inhu, termasuk KUA Kecamatan dan madrasah. Dalam pelatihan ini, mereka dibekali dengan materi tentang nilai dasar ASN, peran dan kedudukan dalam birokrasi pemerintahan, serta keterampilan pengembangan diri dalam menghadapi tantangan kerja ke depan.

Selain itu, para peserta juga diwajibkan menyusun proyek aktualisasi yang akan diterapkan di satuan kerja masing-masing sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan layanan publik.

Dengan mengikuti pelatihan dasar ini, diharapkan seluruh CPNS dapat menjadi ASN yang tidak hanya cakap secara administrasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

(Reski)ย