0 menit baca 0 %

120 Guru PAI Kuansing Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Labor

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Sebanyak 120 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Kuantan Singingi mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Labor bagi Guru PAI yang digelar di Aula SMPN 6 Teluk Kuantan, Rabu (12/11/2025).

Kuansing (Kemenag) - Sebanyak 120 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Kuantan Singingi mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Labor bagi Guru PAI yang digelar di Aula SMPN 6 Teluk Kuantan, Rabu (12/11/2025). Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari tiga angkatan, yaitu angkatan I, II, dan III.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kuansing, Kasi PAPKIS beserta staf, Kepala Lokadiklat Keagamaan Pekanbaru, Ketua AGPAI Kuansing, serta Kepala SMPN 6 Teluk Kuantan. Sementara Kadis Dikpora Kuansing, Herizon, yang berhalangan hadir karena tugas luar kota, tetap menyampaikan sambutan dan arahannya secara virtual melalui Zoom Meeting.

Dalam arahannya, Herizon menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru PAI dalam upaya memperkuat pendidikan karakter di sekolah. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalitas guru PAI. Saya berharap seluruh peserta mengikuti dengan baik dan serius,” pesannya. Ia juga mengingatkan bahwa sesuai Perbup Kuansing, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an menjadi prioritas utama. “Masih ada sekitar 30 persen siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Ini menjadi tanggung jawab moral kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Yarlis selaku perwakilan AGPAI Kuansing, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini bersifat mandiri dan menjadi bukti nyata semangat guru PAI dalam mengembangkan diri. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ungkapnya. Ia berharap pelatihan ini menjadi momentum memperkuat jaringan profesional guru PAI di Kuansing.

Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelatihan ini. Ia juga menegaskan pentingnya peran guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai agama di lingkungan pendidikan. “Guru PAI adalah bagian dari keluarga besar Kemenag. Jadikan setiap sekolah sebagai lingkungan ke-PAI-an dan teladan bagi peserta didik,” pesannya penuh semangat.

Senada dengan itu, Kepala Lokadiklat Keagamaan Pekanbaru, Aprianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan pola pendidikan berbasis kompetensi. “Pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat memperoleh sertifikat labor untuk memenuhi jam pelatihan sesuai sistem pemerintah berbasis elektronik,” jelasnya. Ia berharap para peserta mampu menerapkan hasil pelatihan di sekolah masing-masing.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para guru PAI di Kuantan Singingi semakin profesional dan berperan aktif dalam menciptakan generasi yang religius, cerdas, dan berkarakter. Kegiatan peningkatan kompetensi ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara Kemenag Kuansing, Dikpora, Lokadiklat Pekanbaru, dan AGPAI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan agama di daerah. (YZG)