Riau (Kemenag) - Sebanyak 132 Jemaah Haji Kelompok
Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Arafah mengikuti simulasi Manasik Haji,
Rabu (5/2/25). Kegiatan ini dilepas langsung Kepala Kantor Kementerian Agama
Kota Pekanbaru H, Syahrul Mauludi dari Mesjid Kemenag Kota Pekanbaru.
“haji merupakan rukun Islam nomor lima
yang dianjurkan bagi umat islam mampu, baik secara finansial dan juga fisik,
banyak aktivitas dilaksanakan selama musim haji sehingga dibutuhkan kekuatan
dan kemampuan fisik. Selain ibadah fisik, haji juga menuntut kita untuk
banyak bersabar”, tutur Syahrul Mauludi.
Lebih lanjut Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru ini
berpesan agar Jemaah haji Pekanbaru dapat menjaga kesehatan dan memperlajari
ilmu manasik secara mandiri.
“jamaah dituntut untuk selalu menjaga kesehatan
baik sebelum keberangkatan maupun selama pelaksanaan ibadah haji. Jamaah juga
hendaknya memperdalam ilmu manasik ini sebagai salah satu upaya untuk membentuk
Jemaah bisa mandiri dan lebih memahami sedikit banyaknya apa – apa yang harus
dilakukan selama ibadah haji”.
Sementara itu Ustadz Zamri selaku pimpinan KBIH
Arafah mengatakan simulasi umrah ini merupakan awal dari pelaksanaan ibadah
haji. Simulasi ini dalam upaya memberikan pemahaman Jemaah haji tentang ilmu –
ilmu manasik haji.
“Alhamdulillah para Jemaah haji kita antusias
untuk mengikuti kegiatan dari penerima sampai dengan pelaksanaan simulasinya. Mudah
– mudahan Jemaah ini bisa berangkat dengan menunaikan ibadah haji secara
mandiri”.
Zamri juga mengatakan simulasi ini dilaksanakan
dengan memanfaatkan miniatur yang ada, sehingga Jemaah dapat melihat gambaran lebih
jelas seperti apa perangkat yang dijumpai selama di tanah suci.
“kita lakukan simulasi ini memberikan gambaran bagaimana
pelaksanaan ibadah umrah dan haji nantinya selama musim haji. Kita menyediakan
fasilitas seperti aula dan miniatur seperti di tanah suci”.
Ketika ditanya pembiayaan selama pelaksanaan
manasik haji, Zamri mengatakan “ biaya tidak dibebankan kepada Jemaah, hanya
sukarela dan keikhlasan Jemaah memberikan biaya untuk berlangsungnya manasik,
seperti narasumber dan konsumsi Jemaah itu sendiri”.
Pelaksaanaan manasik haji pada KBIH Arafah ini
memiliki target sebanyak 23 kali dan hingga pelaksanaan simulasi sudah memasuki
pertemuan yang ke 22. Jemaah ini direncanakan akan diberangkatkan ke tanah suci
awal bulan mei 2025.Â