Rokan Hilir (Kemenag) - Kementerian Haji dan Umrah telah memulai seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk tahun 1447 H / 2026 M. Sebanyak 15 peserta mengikuti Seleksi Tahap I PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Kabupaten Rokan Hilir berbasis Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan digelar di Aula PLHUT Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (4/12/2025).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa sejatinya pembukaan kegiatan seleksi ini dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rokan Hilir. Namun karena nama beliau telah tercantum di SK pada administrasi sebelumnya, maka pembukaan kegiatan dilaksanakan olehnya.
Dalam kesempatan itu, H. Khairul membacakan sambutan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf yang menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang lebih tertib, aman, nyaman dan berstandar tinggi.
"Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah kualitas petugas haji, petugas bukan hanya pendamping tetapi juga representasi negara dan ujung tombak pelayanan. Mereka harus memiliki kompetensi, ketangguhan, integritas dan kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik selama berada di tanah suci," ujarnya membacakan sambutan Menhaj.
Menhaj menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinnginya kepada Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenhaj yang telah menerapkan mekanisme seleksi berbasis Komputer Assisted Test (CAT). Sebuah metode yang objectif, transparan dan akuntabel. "Melalui sistim ini diharapkan petugas yang terpilih benar-benar merupakan individu yang paling siap untuk menjalankan amanah besar ini," ujar H. Khairul membacakan sambutan Menhaj.
Menutup penyampainnya, H. Khairul menyampaikan pesan Menhhaj agar peserta menjadikan proses seleksi ini sebagai ikhtiar terbaik bukan sekedar kompetisi, membangun niat yang tulus bahwa tugas petugas haji adalah pelayanan yang mulia dan berpahala besar. Tidak hanya itu, peserta juga diminta untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya bukan hanya secara teknis tetapi juga mental, karena tugas tersebut membutuhkan kesabaran, kepekaan dan empati yang tinggi.
H. Khairul turut menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh rangkaian proses seleksi PPIH dapat berjalan lancar hingga tahap akhir. Ia berharap seleksi ini mampu melahirkan petugas PPIH Arab Saudi maupun Kloter yang profesional dan berkualitas, sehingga pelayanan kepada jemaah haji benar-benar dapat dirasakan secara maksimal oleh para calon tamu Allah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rokan Hilir, H. M. Syafri Johan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan seleksi ini bersumber dari anggaran DIPA Seksi PHU Kankemenag Rohil Tahun 2025. Ia menjelaskan, dari 27 orang yang mendaftar, 15 orang yang dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti seleksi tahap I ini.
H. Syafri Johan menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa adanya unsur kecurangan. "Seleksi ini kita laksanakan dengan prinsip objektivitas. Siapa pun yang lulus nantinya adalah mereka yang benar-benar memenuhi kualifikasi sebagai petugas, tidak ada yang namanya kecurangan apalagi titipan," tegasnya.
"Kami berharap para peserta mempersiapkan diri dengan baik. Kualitas pelayanan haji sangat bergantung pada kompetensi para petugas yang terpilih," tambahnya.
Peserta yang berhasil lolos pada Seleksi Tahap I dengan sistim rangking ini akan diikutsertakan dalam Seleksi Tahap II, yang akan diselenggarakan di tingkat Provinsi Riau. Kemudian, calon petugas yang lolos di tingkat provinsi akan mengikuti pembekalan dan pelatihan intensif sebelum diberangkatkan.
Pelaksanaan ujian turut diawasi oleh dua orang pengawas, yakni Hj. Mitri Hirdamela dari Kanwil Kemenhaj Provinsi Riau dan H. Suhaimi dari Kankemenag Kabupaten Rokan Hilir. Pembukaan seleksi juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimas Islam.
Dari 15 peserta yang mengikuti seleksi tingkat kabupaten ini, 3 diantaranya mengambil formasi Ketua Kloter, 2 pada Pelayanan Transportasi, 7 pada Pelayanan Konsumsi, dan 3 pada Akomodasi. Peserta berasal dari unsur ASN Kementerian Agama dan umum.
Sebelum ujian dimulai, peserta diberikan penjelasan terkait tata tertib yang harus dipatuhi selama proses seleksi. turut disampaikan pula persiapan peserta test dan permasalahan CAT, Penyampaian point-point penting tersebut dilakukan oleh Admin Rekrutmen PPIH Kabupaten Rokan Hilir, Sri Ulfah Hasibuan. (Humas)