0 menit baca 0 %

16 Santri Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota Lolos Seleksi Nasional SPAN-PTKIN 2025

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Kabar menggembirakan datang dari Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota. Sebanyak 16 santri terbaik berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025, menembus berbagai kampus Islam negeri ternama baik di...

Kampar ( Kemenag )--Kabar menggembirakan datang dari Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah Bangkinang Kota. Sebanyak 16 santri terbaik berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025, menembus berbagai kampus Islam negeri ternama baik di dalam maupun luar Provinsi Riau.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari keseriusan dan komitmen pondok dalam mendidik santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia. Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, keberhasilan 16 santri ini adalah capaian luar biasa yang patut dibanggakan.

Pimpinan Pondok Pesantren  Deni Aslem, SEI, MEI menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi ini. “Ini bukan hanya kemenangan bagi para santri, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar pondok. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus semangat dalam belajar, berjuang, dan berkarya di jalan Allah,” ujar  pimpinan pondok.

SPAN-PTKIN sendiri merupakan jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi akademik tanpa ujian tulis, yang sangat kompetitif dan hanya diikuti oleh siswa/santri berprestasi dari seluruh Indonesia.

Prestasi ini tidak lepas dari sistem pendidikan pondok yang menekankan pada pendidikan yang berkualitas, disiplin yang tinggi, serta lingkungan belajar yang kondusif. Kombinasi antara ilmu agama, akademik umum, dan pembinaan karakter menjadi kekuatan utama Pondok Pesantren Muallimin Muhammadiyah dalam mencetak generasi yang unggul, mandiri, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Pimpinan Pondok  berharap, kesuksesan ini tidak hanya menjadi akhir dari perjalanan para santri, tetapi menjadi awal dari pengabdian dan perjuangan mereka di dunia pendidikan tinggi dan masyarakat luas. Pungkas Pimpinan Pondok ( Fatmi/Hms PP Muallimin )