Rokan Hilir (inmas)- Kantor-kantor baik milik pemerintah daerah Kab. Rokan Hilir maupun instansi vertikal yang berada di komplek perkantoran Batu enam hari ini Rabu (25/11/2020) rata-rata halaman kantornya tergenang air dengan ketinggian air bervariasi, ada yang 20 sampai 40 cm termasuk kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir.
Peristiwa banjir yang sampai menggenangi halaman kantor kementerian agama Rohil semenjak pindah dari jl. Pelabuhan baru Bagansiapiapi ke komplek perkantoran Batu enam belum pernah terjadi. Hal ini disampaikan oleh beberapa karyawan dan staf Kemenag Rohil juga dibenarkan Plt Kepala Kankemenag Rohil H. Sakolan.
“selama pindah dari jl. Pelabuhan baru ke Batu enam, baru terjadi banjir sampai menggenangi halaman bahkan tempat parkir kendaraan roda dua,” jelasnya.
H. Sakolan menduga, mungkin selama ini kalau terjadi hujan yang terus menerus tapi air tidak sampai menggenangi halaman kantor, karena kanal kanal masih tersembat, sekitar kantor masih banyak yang semak dengan pepohonan sehingga air mampu diserap oleh mereka.
“sekarang setiap lingkungan kantor sudah bersih, tidak ada lagi pepohonan alam, sekeliling kantor sudah menjadi lahan pesawahan, irigasi bersih, membuat air baik dari atas maupun dari hutan mudah menyebar menggenangi tempat-tempat yang rendah ditambah lagi dengan air pasang, sehingga air lambat masuk ke sungai Rokan,” Plt menganalisa.
Sampai berita ini diturunkan Bagansiapiapi masih diguyur hujan walaupun dengan intensitas kecil. Tepat waktu dhuhur tadi hujan turun lebat, sementara malampun hujan turun juga. Intensitas hujan sedang maupun tinggi yang turun hampir satu Minggu ini, setiap hari dan saluran pembuangan yang tak selancar debetnya, hal ini menjadikan kantor-kantor halamannya tergenang air.
Sekitar pukul 8.30 WIB inmas bersama Kasi PHU dengan mengendarai kendaraan roda dua menuju kota Bagansiapiapi di sepanjang jalan pahlawan dan jalan-jalan lainnya banyak rumah-rumah penduduk yang tergenang air sampai kedalam rumah termasuk rumah H. Hasbullah Kasi PHU Kemenag Rohil yang berada di jalan Mukhtar, Bagansiapiapi.
Plt menyikapi peristiwa ini mengatakan, ini adalah peristiwa rutinitas alam, semoga banjir cepat surut. Namun yang paling penting peristiwa ini jangan menjadi hambatan dalam bekerja.
“air tidak sampai masuk kedalam kantor, artinya tidak mengganggu aktifitas ASN, hanya tempat parkir yang terganggu, motor bisa diletakkan ditempat yang masih kering. Halaman banjir jangan jadi alasan meninggalkan pekerjaan,” pintanya. (Nsh)