0 menit baca 0 %

23 Orang TPHI dan TPIHI Siap Dampingi JCH Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Sebanyak 12 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan 11 orang Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPIHI) Provinsi Riau siap mendampingi Jamaah Calaon Haji (JCH) Riau yang akan berangkat ke Madinah sesuai jadwal yang telah diatur. Untuk pemberangkatan JCH Riau gelombang I musim haji...
Pekanbaru (Humas)- Sebanyak 12 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan 11 orang Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPIHI) Provinsi Riau siap mendampingi Jamaah Calaon Haji (JCH) Riau yang akan berangkat ke Madinah sesuai jadwal yang telah diatur. Untuk pemberangkatan JCH Riau gelombang I musim haji 1431 H/ 2010 M akan dimulai pada 14 Oktober 2010 yang tergabung pada kloter tiga Embarkasi Batam (BTH). "TPIH dan TPIHI yang telah ditunjuk akan mendampingi JCH Riau sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Dimana, setiap kloter akan terdapat satu orang TPHI dan TPIHI. Sedangkan untuk Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sebanyak tiga orang perkloter. TKHI ini langsung ditunjuk oleh pusat," jelas Drs H A Jalaluddin pada acara melepas petugas dan JCH Riau di Aula Kanwil Kemenag Riau, Senin (4/10). Menurut Jalaluddin, TPIH dan TPIHI dan jamaah kloter tiga embarkasi Batam atau kloter satu Riau wajib berada di Asrama Haji Batam Center pada 13 Oktober 2010. Sebab pada 14 Oktober 2010 sekitar pukul 11.00 Wib JCH kloter tiga embarkasi Batam yang merupakan JCH Riau asal Pekanbaru dan Rokan Hulu (Rohul) tersebut sudah berangkat ke Madinah. Untuk pemulangan JCH kloter ini pada 24 November 2010 sekitar pukul 09.25 WIB. "Jika jadwal pemberangkatan dan pemulangan jamaah dari embarkasi ke tanah suci on time," tegasnya. Jalaluddin melaporkan, keberangkatan dan pemulangan JCH Riau Embarkasi Batam tergabung ke dalam 12 Kloter. 11 kloter penuh, yaitu kloter 3 sampai kloter 13 dan 1 kloter gabungan, yaitu pada kloter 17 CJH Riau akan bergabung dengan JCH asal Jambi dan Kepri. "Kita berharap, agar pelaksanaan haji dapat berjalan lancar, dan terhadap TPHI dan TPIHI dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin, karena keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan keberhasilan Kemenag," ucapnya. Sementara itu melalui perwakilan TPHI dan TPIHI Riau, H Dahlan Jamil, menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap kesempatan yang telah diberikan untuk menjadi petugas haji pada tahun 1431 H/ 2010 M. Tugas yang merupakan amanat tersebut akan dijalankan dengan sebaik-baiknya sesuai yang telah tugas dan fungsi. "Sebagai bekal kami dari petugas sudah mengikuti pelatihan di TPHI dan TPIHI di Batam beberapa waktu lalu. Namun demikian untuk optimalnya kinerja kami, kami akan terus melakukan koordinasi dengan sama petugas, termasuk petunjuk dari Ka Kanwil jika ditengah perjalan kami mendapatkan hambatan. Terakhir, kami mohon doa restu agar dapat menjalankan tugas ini dengan baik, keberhasilan kami adalah adalah icon keberhasilan Kemenag," ungkapnya. (msd)