Meranti(Kemenag)- MAN 2 Kepulauan Meranti kembali mengukir sejarah baru dalam perjalanan prestasi akademik. Usai Apel Bendera Senin, 25 Agustus 2025, halaman madrasah tersebut dipenuhi sorak sorai dan tepuk tangan ketika diumumkan para peserta terbaik Seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat satuan kerja. Suasana yang semula khidmat berubah menjadi lautan semangat yang membara, ketika nama-nama siswa berprestasi dibacakan berdasarkan Surat Keputusan yang telah ditandatangani pihak madrasah dan diumumkan secara langsung oleh M. Taufik.
Dengan penuh rasa bangga, M. Taufik menyampaikan daftar siswa yang akan melangkah ke ajang seleksi tingkat kabupaten. Untuk mata pelajaran Biologi, terpilih Ghofiroh Zatusyarofah (XI IPS B), Siti Azkiyatul Khasanah (XI IPS B), dan Mu’azah Safitri (XI IPS A). Pada bidang Kimia, nama Farhan Khairunsyah (XII IPA A), Fairus Syafiq (XII IPA C), dan Revika Aprillia (XI IPA C) dinyatakan sebagai wakil terbaik. Sementara itu, di bidang Fisika, tiga nama yang muncul ialah Rofifudin Asrori (XII IPA A), Zainarti (X C), dan Laura Novitasari (XII IPA C).
Tak kalah membanggakan, pada mata pelajaran Matematika, Ryan Subhan (XII IPA A), M. Didi Riyadin (XI IPS B), serta Nayla Ansari (X D) berhasil menorehkan prestasi. Untuk cabang Biologi berikutnya, giliran Farhatul Laili (XI IPA C), M. Zein Faizin (XII IPA A), dan Putri Anisa Bela (XII IPA A) yang dipercaya membawa nama madrasah. Pada cabang Geografi, Camelia Suryani (XII IPS A), M. Navin (XII IPA A), serta M. Ikhsan Imani (XII IPA A) akan menjadi ujung tombak. Sedangkan di kategori Riset Beregu, kepercayaan diberikan kepada Tim 1 yang terdiri dari Rahmah Khayati bersama Ghina Nabila, serta Tim 2 yang diperkuat oleh Zahra Gunasri Wahidah bersama Fahrea Syafira.
Di hadapan seluruh siswa, momen penyerahan piala dan piagam berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Satu per satu perwakilan maju ke depan menerima penghargaan, diiringi ucapan selamat dari guru dan tepuk tangan gemuruh dari teman-teman. Atmosfer itu menegaskan betapa perjuangan panjang dalam seleksi internal madrasah akhirnya berbuah manis.
Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah, Syar’an, memberikan arahan dengan penuh semangat. “Seluruh peserta ini, yang berjumlah 22 siswa terbaik akan berkompetisi nanti di Kabupaten untuk seleksi lanjutan, perkiraan antara tanggal 1–2 September 2025,” ujarnya. Syar'an menambahkan pesan mendalam agar seluruh peserta tidak berhenti belajar. “Belajar dengan lebih giat lagi untuk persiapan, tentunya dengan diarahkan oleh masing-masing pembimbing hebat yang telah dipersiapkan,” lanjutnya.
Namun, semangat tidak hanya ditujukan bagi yang lolos. Dengan bijak, Syar’an mengingatkan bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi semua. Syar'an menegaskan bahwa siswa yang belum terpilih tidak boleh patah semangat. “Masih banyak kesempatan untuk uji kompetensi di MAN 2 Kepulauan Meranti di berbagai bidangnya, temukan diri anda di bidang itu,” pesannya dengan lantang, memantik motivasi siswa lainnya untuk tetap berjuang.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Akademik MAN 2 Kepulauan Meranti, M. Taufik, mengajak seluruh siswa agar bersama-sama mendukung perjuangan teman-teman mereka di tingkat kabupaten. “Doa teman-teman akan sangat memotivasi, semoga diberi kemudahan dan berhasil sesuai dengan harapan,” ujarnya penuh optimisme.
Di sisi lain, kebanggaan juga dirasakan para peserta yang namanya diumumkan. Salah satunya, Farhatul Laili, peraih tiket OMI di bidang Biologi. Dengan senyum penuh semangat, ia menuturkan, “Saya sangat bersyukur bisa dipercaya membawa nama MAN 2 Kepulauan Meranti. Ini menjadi tanggung jawab besar sekaligus motivasi bagi saya untuk belajar lebih keras lagi. InsyaAllah, saya siap memberikan yang terbaik di tingkat kabupaten.” Ucapannya sontak memantik tepuk tangan dukungan dari rekan-rekannya.
Acara bersejarah itu ditutup dengan pembagian sertifikat dan piala, lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Momen kebersamaan itu menegaskan satu hal: MAN 2 Kepulauan Meranti tidak hanya menyiapkan generasi berprestasi, tetapi juga menanamkan semangat juang yang tak pernah padam. Dengan doa, usaha, dan dukungan bersama, 22 siswa terbaik ini siap mengibarkan prestasi madrasah tercinta di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat kabupaten. (HMS-DR)