0 menit baca 0 %

25 Santri Ibnu Jarir Bangkinang Mengikuti 'Annual Musabaqoh Hifdzil Qur'an'

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Salah satu cara Allah Subhanahu wa ta'ala menjaga wahyu-Nya adalah dengan menjadikan Al-Qur'an mudah untuk dipahami, kemudian Allah mudahkan hamba-hamba-Nya yang sholeh untuk menghafal firman-Nya. "Maka Kami turunkan Al-Qur'an berbahasa Arab agar mudah untuk dipahami" (Surat Yusu...

Kampar ( Kemenag )--Salah satu cara Allah Subhanahu wa ta'ala menjaga wahyu-Nya adalah dengan menjadikan Al-Qur'an mudah untuk dipahami, kemudian Allah mudahkan hamba-hamba-Nya yang sholeh untuk menghafal firman-Nya. "Maka Kami turunkan Al-Qur'an berbahasa Arab agar mudah untuk dipahami" (Surat Yusuf ayat 2).

Dari sekian banyak santri Ibnu Jarir yang dianugerahkan Allah untuk mudah menghafal Al-Qur'an, 25 orang di antaranya berkesempatan untuk mengikuti seleksi Annual Musabaqoh Hifdzil Qur'an 1st yang diselenggarakan oleh Ponpes Darussalam Al Islami Pekanbaru. Sebanyak 20 santri mengikuti cabang 10 Juz, sementara 5 lainnya berkompetisi di cabang 20 Juz.

Dari 25 santri yang ikut seleksi, 4 orang berhasil melaju ke babak semifinal, yaitu Rahlil Faqih Damanik, Alfi Hamdi, Arif Ridho, dan Abdurrahman Z. Kemudian, dengan ridho Allah, Rahlil Faqih Damanik berhasil melaju ke babak final dan meraih peringkat ke-7 dari seluruh peserta cabang 10 Juz. Semoga Allah menjadikan kita bagian dari penghafal Al-Qur'an dan mengamalkan isinya. ( fatmi/Humas PP Ibnu Jarir )