Riau (Kemenag) – Kementerian Agama Republik Indonesia hari ini melaksanakan
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(PPPK) Tahap II Non Optimalisasi Formasi Tahun Anggaran 2024 secara serentak di
seluruh Indonesia, Kamis (23/10/2025).
Pelantikan ini juga terhubung secara nasional
dengan kegiatan utama di Jakarta, yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Prof. Dr.
K.H. Kamaruddin Amin, M.A. Ia menyampaikan harapan agar momentum pelantikan ini
tidak berhenti pada seremoni belaka.
“Harapannya ini tidak sebatas tren sesaat, namun
bisa menjadi semangat berbagi dan mempraktikkan ajaran agama dengan cinta
sebagaimana arahan Menteri Agama,” ujarnya.
Secara nasional, jumlah peserta pelantikan PPPK Kemenag mencapai 13.289 orang. Dari total tersebut, 23 peserta mengundurkan diri, 4 orang meninggal dunia, dan 38 orang dianggap mengundurkan diri karena tidak mengisi DRH (Daftar Riwayat Hidup). Dengan demikian, total PPPK yang resmi dilantik berjumlah 13.224 orang.
Menteri Agama RI, H. Nasaruddin Umar, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil kerja panjang dan kolaborasi berbagai pihak dalam menyelesaikan amanat regulasi manajemen ASN berbasis perjanjian kerja.
“Proses panjang ini adalah buah dari kesabaran dan ketekunan banyak pihak dalam menyelesaikan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yang muaranya adalah pengabdian pada masyarakat dan bangsa,” ungkap Menag.
Di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan terhadap 256 PPPK dari total formasi 257 orang, dengan satu orang berhalangan hadir karena mengalami kecelakaan.
Di tingkat daerah, kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan tertib. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPPK yang resmi dilantik. Ia menegaskan pentingnya semangat pengabdian dalam menjalankan amanah sebagai ASN Kemenag.
“Status PPPK bukan sekadar legalitas
kepegawaian, tetapi wujud tanggung jawab moral dan spiritual untuk melayani
umat dengan integritas dan profesionalitas,” tegas Muliardi.
Turut hadir membersamai acara ini dari Kepala Kantor Kemenag 12 Kabupaten/Kota; Kota Dumai, Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kep. Meranti; Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Rahmat Suhadi; Pembimas Agama Kristen,Armin Antoni Silaban; Pembimas Katolik, Alimasa Gea; Pembimas Buddha,Wiryanto; dan Pembimas Hindu, Mustakim; Ketua Tim SDM dan Hukum, Edi Tasman; Analis SDM Aparatur, Deni Jaya Saputra dan Rica Wulandari.Â
Selain pelantikan, momentum ini juga menjadi
bagian dari gerakan nasional Kemenag Berbagi
yang sempat menjadi perbincangan positif di media sosial dengan tingkat
partisipasi tinggi. Gerakan tersebut mengajak seluruh ASN Kementerian Agama
untuk meneladani nilai-nilai moderasi, kepedulian sosial, dan cinta kasih dalam
kehidupan beragama.
Dengan pelantikan serentak ini, Kementerian
Agama menegaskan komitmennya memperkuat reformasi birokrasi, membangun aparatur
yang berintegritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di
lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau. #