Rokan Hilir (Kemenag) - Sebanyak 31 Peserta Didik kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Rokan Hilir mengikuti Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2024/2025 berbasis Android yang dibagi menjadi dua ruangan. Senin, (28/4/2025).
Sebelum ujian dimulai Kepala Madrasah, Asiah dalam arahannya menekankan pentingnya siswa mentaati seluruh aturan yang berlaku dalam pelaksanaan ujian yang menjadi salah satu syarat penentu kelulusan tersebut.
"Anak-anakku sekalian, Ujian Madrasah merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan belajar kalian di madrasah ini. Ujian ini bukan hanya sekadar mengukur kemampuan kognitif kalian, tetapi juga menguji kedisiplinan, kejujuran kalian sebagai seorang pelajar. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, ibuk meminta agar kalian mentaati peraturan yang berlaku selama ujian berlangsung," ujarnya.
"Ibuk percaya, dengan persiapan yang matang dan ketenangan hati, kalian akan mampu mengerjakan setiap soal dengan baik. Ingatlah semua yang telah diajarkan oleh Bapak dan Ibu guru kalian. Percayalah pada diri sendiri dan jangan lupa untuk selalu berdoa. Selamat mengerjakan ujian, kerjakanlah dengan tenang dan teliti, semoga kalian mendapatkan hasil yang memuaskan. ucapnya.
Salah seorang siswa, mengaku telah siap mengikuti ujian pada hari ini dengan segala bekal pengetahuan dan persiapan yang dilakukan, "Dengan segala ilmu yang telah diberikan oleh para guru dan juga melihat kembali catatan dan buku saya. InsyaAllah saya sudah sangat siap mengikuti ujian pada hari ini dan saya berkomitmen mentaati seluruh aturan yang berlaku," ujar Raid Zaki
Saat dimintai keterangan seusai memberikan arahan, Asiah menyampaikan bahwa UM yang dimulai pada hari ini akan berakhir pada tanggal 9 Mei 2025 yang diikuti sebanyak 31 siswa kelas IX dibagi kepada dua ruangan dengan mata pelajaran yang telah terjadwal. Asiah juga menyebutkan bahwa setiap ruangan ujian diawasi oleh guru pengawas.
Lebih lanjut Asiah menjekaskan bahwa UM adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk mengukur kompetensi siswa, mengevaluasi proses pembelajaran di madrasah, dan menjadi salah satu syarat penentu kelulusan.
Selain itu, Asiah menerangkan Ujian Madrasah Berbasis Android adalah ujian yang dilaksanakan melalui perangkat Android dan menggunakan Aplikasi khusus ujian yang setiap peserta ujian membawa Gadgetnya masing-masing. (Sy/Humas)