0 menit baca 0 %

31 Provinsi Ikut Evaluasi Pengelola TIK Kemenag 2011 di Bandung

Ringkasan: Bandung (Humas)- Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali menggelar Evaluasi Pengelolaan Teknologi Informasi Komunikasi dan Media Informasi Elektronik Kementerian Agama Tahun 2011 di Hotel Horison Bandung, 5 -7 Desember.
Bandung (Humas)- Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali menggelar Evaluasi Pengelolaan Teknologi Informasi Komunikasi dan Media Informasi Elektronik Kementerian Agama Tahun 2011 di Hotel Horison Bandung, 5 -7 Desember. Acara tersebut diikuti sekitar 72 orang peserta dari 31 Provinsi di Indonesia, kecuali Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku Utara. Acara yang berlangsung di Ruang Parahyangan Horison tersebut, dibuka oleh Kakanwil Jawa Barat Drs H Soeraji MM, Senin (5/12) sore. Dalam sambutan Kakanwil Kemenag Jawa Barat, Soeraji, mengatakan, teknologi informasi saat ini banyak menimbulkan dampak positif dan negatif. Namun jika dimanfaatkan secara benar teknologi informasi tersebut justru akan memberikan keuntungan bagi penggunanya, seperti kemudahan untuk mendapatkan informasi, kepraktisan dalam bertransaksi, menghemat waktu dan keuntungan lainnya. "Banyak manfaat yang bisa kita rasakan dengan adanya teknologi, semua serba praktis dan cepat," ujarnya. Namun ia sedikit menyayangkan lambannya pengelolaan teknologi informasi komunikasi (TIK) di Kemenag Provinsi, Kabupaten dan Kota. Kondisi tersebut terkiat dengan masih minimnya sumber daya manusia (SDM) yang profesional dibidangnya untuk mengelola TIK yang ada. Akibatnya, TIK yang ada di Provinsi, Kabupaten/ Kota banyak yang tidak maksimal bahkan jalan ditempat, misalnya pada pemanfaatan situs kemenag. "Untuk itu kedepan, ini perlu dipikirikan khususnya membuka formasi penerimaan pegawai perlu ada pengangkatan sarjana komputer atau TIK yang khusus untuk mengelola TIK yang ada di Kemenag. Sehingga TIK yang telah ada tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal," harapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Drs Syihabudin Latief, mengatakan, evaluasi pengelolaan TIK yang ditaja oleh Pinmas setiap tahunnya dalam rangka mengevaluasi keberadaan teknologi informasi yang ada di Kemenag, baik tingkat pusat, provinsi maupun daerah. Selain untuk mewujudkan kemandirian pengelolaan website kemenag se Provinsi di Indonesia. "Acara ini diikuti oleh Provinsi di Indonesia yang sudah memiliki TIK, masing- masing provinsi mengutus pesertanya sebanyak dua orang, kecuali pusat dan Kanwil Jabar dengan jumlah 72 orang," ungkapnya. (msd/ nvm)