0 menit baca 0 %

329 Murid PDTA Kampar Timur Diwisuda

Ringkasan: Kampar (Humas)- Sebanyak 329 murid Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) se Kecamatan Kampar Timur, Jumat (10/6) Diwisuda oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM dengan disaksikan oleh Ka Kankemenag Kampar, Anggota DPRD Kampar, C...
Kampar (Humas)- Sebanyak 329 murid Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) se Kecamatan Kampar Timur, Jumat (10/6) Diwisuda oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM dengan disaksikan oleh Ka Kankemenag Kampar, Anggota DPRD Kampar, Camat Kecamatan Kampar Timur, Kepala KUA, dan ratusan orang tua wali dan undangan. Acara yang berlangsung di halaman KUA Kecamatan Kampar Timur tersebut, menurut Kepala KUA Kampar Timur, Rahmad S Ag, merupakan yang pertama kali digelar di daerah tersebut, hal tersebut sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama terhadap anak- anak mereka yang merupakan generasi penerus bangsa. Menurutnya, rangkaian acara pada Wisuda Murid PDTA Kampar Timur tahun 2011 diawali dengan pawai sepanjang 300 meter dengan iring- iringan siswa peserta wisuda yang terdiri dari 19 PDTA se Kampar Timur yang pada tahun ini telah meluluskan muridnya. Pada acara tersebut juga menampilkan drumband Pondok Pesantren Islamic Center. "Kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan atas partisipasi masyarakat dan pemuka masyarakat setempat, mulai dari pembiayaan, hadiah- hadiah dan sebagainya. Termasuk pemberian reward bagi guru yang lama mengabdi di PDTA, dan 19 murid yang nilai hasil ujian akhirnya tertinggi di masing- masing PDTA," jelasnya. Ia menambahkan, untuk pendidik atau guru terlama mengabdikan diri di PDTA diberikan kepada Hj Nuraini, dimana perempuan alumni Pondok Pesantren Darul Nahdah Bangkinang ini, sudah mengabdikan dirikan di PDTA setempat sejak tahun 1974 atau sekitar 37 tahun silam, sehingga layak untuk diberikan pengharagaan atas perjuangannya mendidik anak- anak khususnya dalam bidang keagamaan. "Pada tahun- tahun mendatang tentu kita akan menggelar acara serupa, tapi dengan pemberian reward yang berbeda. Untuk itu, guru maupun murid PDTA harus terus semangat untuk mengajar dan belajar," harapnya. (msd)