Siak (Inmas) – Senin, (08/11/2021), Pelatihan Kerjasama Penguatan Kompetensi Kepala RA/Madrasah digelar di Kabupaten Siak. Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama antara FKKM (Forum Komunikasi Kepala Madrasah) Kementerian Agama Kabupaten Siak dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang di Hotel Grand Royal Siak. Kegiatan yang Berlangsung Mulai Tanggal 08 S/D 15 November ini Diikuti oleh 40 Orang Kepala Madrasah dengan rincian; Siak (30 Peserta), Dumai (6 Peserta), Meranti (3 Peserta), Kuansing (1 Peserta).
Hadir dalam kegiatan Pelatihan Kerjasama Penguatan Kompetensi Kepala RA/Madrasah ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd, Drs. Emi Arbi, M.Pd (BDK Padang), Kepala Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Siak, H. Resman Junaidi, S.HI, Widyaswara dan Peserta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan alasan regulasi yang mengharuskan Kepala Madrasah untuk ikut dalam kegiatan Penguatan Kepala Madrasah dalam bentuk Diklat, prosesnya akan berlangsung selama 6 hari yang akan difasilitasi oleh panitia dan Widyaiswara BDK Padang. Jumlah Total Jam pelatihan sebanyak 50 JP.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi dalam sambutannya mengatakan bahwa mengelola lembaga pendidikan itu harus punya ciri khas agar diminati masyarakat. Jika monoton maka akan ditinggalkan. Erizon berpesan agar seluruh lembaga pendidikan dan guru-guru di jajarannya mau melakukan perubahan ke arah semakin baik dalam dunia yang sudah memasuki era persaingan. Menurutnya siapa pun yang ingin tetap eksis dan eksistensinya diakui, harus berani memasuki dunia persaingan dan mau melakukan perubahan.
Sementara itu, dalam arahannya, mewakili Kepala BDK Padang, Drs. Emi Arbi, M.Pd menyampaikan bahwa program penguatan kompetensi kepala Madrasah merupakan kebijakan yang terencana dan berkelanjutan. Untuk itu menurut Emi Arbi bahwa secara bertahap dan berkesinambungan kompetensi kepala madrasah harus ditingkatkan melalui diklat penguatan kepala madrasah. Kepala madrasah dituntut memiliki penguasaan kompetensi yang tinggi. Karena itu, katanya, peserta seharusnya mengikuti diklat dengan perhatian serius karena menentukan ketuntasan pencapaian tujuan diklat.Â
Tak lupa, dalam kegiatan ini para peserta diingatkan untuk senantiasa disiplin untuk tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan diklat ini, yaitu dengan rajin mencuci tangan, memakai masker dan konsisten menjaga jarak (physical distancing). (Hd)