Tembilahan (Kemenag) - Sebanyak 438 jamaah calon haji Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 07 resmi bertolak dari Tembilahan menuju Batam pada Rabu (7/5/2025). Pelepasan jamaah ini menjadi momen awal dari rangkaian ibadah haji mereka di tanah suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Indragiri
Hilir, H. Harun, yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Haji Kabupaten
Indragiri Hilir, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai
pihak yang telah mendukung kelancaran pemberangkatan jamaah. Ucapan tersebut
disampaikan di sela-sela proses jamaah memasuki kapal yang akan membawa mereka
ke Batam.
"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama kepada pemerintah daerah Kabupaten
Indragiri Hilir, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta seluruh instansi
terkait, Dinas Perhubungan, Balai Karantina Pelabuhan, Dinas Kesehatan,
Forkopimda, DPRD, yang telah bekerjasama dengan baik. Tak lupa, kami juga
mengapresiasi para rekan-rekan media yang telah memberitakan kegiatan haji
ini," ujar H. Harun kepada awak media.
Lebih lanjut, H. Harun menjelaskan bahwa keberangkatan kali
ini merupakan gelombang pertama yang memberangkatkan 438 jamaah haji dari
Kloter BTH 07. "Keberangkatan pertama ini jamaah haji dari Kloter BTH 07
sebanyak 438 jamaah, dan sebentar lagi akan berangkat menuju Batam. Perjalanan
sekitar 5 jam, Insya Allah akan tiba di Batam," terangnya. Beliau
menambahkan bahwa jamaah Kloter BTH 07 dijadwalkan akan diberangkatkan dari
Batam menuju Madinah pada Kamis (8/5/2025) pukul 13.30 WIB.
Dalam kesempatan yang sama, H. Harun juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir atas dukungan finansial yang sangat berarti bagi para calon jamaah haji.
"Berterimakasih sekali lagi kepada Pemda Kabupaten Inhil karena sudah menanggung pembiayaan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jamaah dari Tembilahan ke Batam dan dari Batam ke Tembilahan. Selain transportasi, konsumsi pemberangkatan dan pemulangan jamaah juga ditanggung oleh Pemda," pungkasnya.
Dukungan ini tentu meringankan beban para jamaah dan menjadi wujud
nyata perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang akan menunaikan ibadah
haji. (Ria)