0 menit baca 0 %

445 JCH Rohul Tiba di Makkah

Ringkasan: Makkah (Humas)- Jamaah Calon Haji (JCH) Riau asal Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 450 orang, yang terdiri dari 445 orang jamaah dan 5 orang petugas, tiba di Makkah untuk menunaikan ibadah umroh, pada hari Selasa, 18 Oktober 2011 pukul 04.00 WAS atau 08.00 WIB, setelah malam hari sebelumnya, Senin, 17...
Makkah (Humas)- Jamaah Calon Haji (JCH) Riau asal Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 450 orang, yang terdiri dari 445 orang jamaah dan 5 orang petugas, tiba di Makkah untuk menunaikan ibadah umroh, pada hari Selasa, 18 Oktober 2011 pukul 04.00 WAS atau 08.00 WIB, setelah malam hari sebelumnya, Senin, 17 Oktober 2011, sekitar pukul 20.00 WAS atau 24.00 WIB, bertolak dari Madinah. Para JCH telah memakai pakaian ihrom sewaktu dari Madinah dan singgah di Bir Ali untuk niat umroh. Setelah itu, berangkat ke Makkah. Tiba di Makkah, langsung melaksanakan Thawaf Qudum atau Thawaf Umrah, setelah itu baru melaksanakan Sai, lalu kemudian Tahallul. Maka selesailah ibadah Umrah. Kembali lagi ke pemondokan, untuk persiapan pelaksanaan ibadah haji, yaitu wuquf di Arofah pada 9 Zulhijjah 1432 H. Demikian dilaporkan Ketua Kloter VIII Embarkasi Batam Jch Rokan Hulu, Drs. H. Syahruddin, M.Sy melalui pesan singkat SMS, kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA. Syahruddin melaporkan, bahwa Jch Rohul, seluruhnya, berada dalam kesehatan yang baik, dan tidak ada yang sakit. Ka Kan Kemenag Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Jch Rohul, melalui Ketua Kloter VIII, yang telah sukses dan berhasil melaksanakan Arbaien di Madinah. Keberhasilan ini adalah nikmat yang sangat besar dari Allah SWT, apalagi pahalanya juga sangat besar, insya Allah. Kepada seluruh Jch, Ahmad Supardi Hasibuan berpesan, agar selama menunggu waktu wuquf, Jch Rohul menjaga kesehatan, rajin beribadah ke Masjidil Harom bagi yang mampu, memperbanyak membaca Al-Quran, Sholat Sunnat, Thawaf Sunnat, dan bila perlu melaksanakan umrah setiap ada kesempatan. Jangan terlalu banyak berbelanja, sebab nanti kesulitan untuk membawanya ke Indonesia. Harus diingat bahwa barang bawaan setiap jamaah, hanyalah maksimal 32 Kg, lebih dari itu akan ditinggalkan, ujar Ahmad Supardi Hasibuan mengingatkan. (ash).