0 menit baca 0 %

447 JCH Kampar di Berangkatkan

Ringkasan: Batam (Humas) Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kampar yang tergabung dalam kloter 13 Embarkasi Batam (BTH) tadi pagi dilepas kebereangkatannya menuju tanah suci oleh Sekda Kabupaten Kampar, adapun JCH yang berangkat pada hari ini 14 oktober 2011 adalah Kloter 13 asal Kabupaten Kampar dengan juml...
Batam (Humas) Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kampar yang tergabung dalam kloter 13 Embarkasi Batam (BTH) tadi pagi dilepas kebereangkatannya menuju tanah suci oleh Sekda Kabupaten Kampar, adapun JCH yang berangkat pada hari ini 14 oktober 2011 adalah Kloter 13 asal Kabupaten Kampar dengan jumlah 447 orang, tiga JCH tidak masuk asrama disebabkan sakit didaerah. Tiga JCH yang tidak masuk asrama yakni atas nama Abdul Manaf bin Rozali Ahmad berumur 52 tahun nomor manifest 275, Yuslidar binti Sulaiman Bagu umur 51 tahun nomor manifest 274 pendamping jaman Salam umur 79 tahun nomor manifest 449 tidak masuk asrama disebabkan sakit didaerah. Sedangkan menurut jadwal Kloter 13 akan tiba kembali ke tanah air pada tanggal 24 November 2011 pukul 13.00wib. Perjalanan ibadah haji adalah perjalanan yang sangat menyenangkan dan membahagiakan diri, kebahagiaan ini tidak akan ada di perjalanan lainnya oleh karena itu perjalanan ini akan memberikan suatu yang lain dari perjalanan sebelum-sebelumnya. Dalam perjalanan ini ada beberapa hal yag perlu kita perhatikan yakni fokus atau konsenterasi dalam menjalankan ibadah. Biasanya jika kita fokus maka kita akan sampai pada tujuan dan tidak terpengaruh pada suasana lainnya, hal inilah yang disampaikan Sekda Kabupaten Kampar sesaat sebelum melepas keberangkatan Kloter 13 tadi pagi. Dengan fokus maka tujuan menunaikan rukun islam yang kelima ini mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik. JCH yang berangkat pagi ini adalah orang yang beruntung, sebab tidak semua orang dapat menunaikan ibadah haji pada tahun ini, untuk itu pergunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan fokus salam menunaikan rangkaian ibadah yang dijalani. Konsumsilah makanan tepat waktu, jangan sampai menunda sedikit pun makanlah tepat waktu meskipun sambalnya tidak sesuai selera, perbanyaklah mengkonsumsi air putih, ditanah suci sudah tentu temperaturnya berbeda dengan tanah air, untuk itu agar kesehatan tetap terjaga perbanyaklah minum air putih. (nik)