0 menit baca 0 %

519 Penyuluh Riau Ikuti Tahlil Nasional, Doakan Syuhada dan Bangsa

Ringkasan: Riau (Inmas) - Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam rangka mengatasi pandemi Covid - 19 di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar Tahlil Nasional Doa untuk Syuhada secara Virtual, Kamis Malam (22/7/21) dimulai pukul 19.00 Wib. Sebanyak 519 orang Penyuluh Agama Islam PNS da...

Riau (Inmas) - Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam rangka mengatasi pandemi Covid - 19 di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar Tahlil Nasional Doa untuk Syuhada secara Virtual, Kamis Malam (22/7/21) dimulai pukul 19.00 Wib. 

Sebanyak 519 orang Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS di Provinsi Riau mengikuti doa bersama untuk para pejuang syuhada Covid 19 bersama - sama melalui Zoom Meeting, Live Facebook dan Chanel Youtube.

Kegiatan yang dilkasanakan tersebut merupakan salah satu usaha mendekatkan diri kepada Allah agar pandemi covid 19 segera berakhir.

Tahlil Nasional yang mengangkat tema "Doa untuk Syuhada" diawali dengan pembacaan tawashul oleh KH Syukron Makmun,  tahlil dipimpin KH Abdul Qodir Ahmad Sahal (Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan). Doa dibacakan oleh KH Anwar Manshur (PBNU), Ust H Agus Tri Sundani (PP Muhammadiyah), dan KH Abdullah Jaidi (MUI).

"Melalui acara ini, kita ingin mendoakan ulama, guru, pendakwah, pengasuh pesantren, dokter, nakes, aktivis, relawan kemanusiaan, dan seluruh elemen masyarakat yang wafat selama pandemi Covid-19," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan sambutan.

Dikatakan Menag, manusia diperintahkan untuk melakukan ikhtiar terlebih dahulu, lalu bertawakkal kepada Allah. "Tidak ada tawakkal yang tidak didahului ikhtiar," tegasnya.

Menag menggarisbawahi perlunya kebersamaan dalam ikhtiar menanggulangi pandemi Covid-19. Sehingga, angka kematian dan positif Covid-29 yang tiap hari diumumkan, tidak lagi terdengar karena pandemi telah berlalu.

"Untuk itu, menjaga protokol kesehatan, vaksinasi yang terus diupayakan pemerintah merupakan bagian ikhtiar yang tidak bisa diabaikan," tandasnya.