0 menit baca 0 %

6 Hal Yang Merusak Kebaikan

Ringkasan: Kampar (Humas) - Melakukan ketaatan kepada Allah dan kebajikan bagi umat manusia merupakan kewajiban setiap muslim dan akan diganjar pahala oleh Allah swt, akan tetapi kebaikan yang telah kita lakukan bisa rusak oleh enam perkara, yaitu : menceritakan aib orang lain, keras hati, terlalu panjang anga...
Kampar (Humas) - Melakukan ketaatan kepada Allah dan kebajikan bagi umat manusia merupakan kewajiban setiap muslim dan akan diganjar pahala oleh Allah swt, akan tetapi kebaikan yang telah kita lakukan bisa rusak oleh enam perkara, yaitu : menceritakan aib orang lain, keras hati, terlalu panjang angan-angan, tidak adanya rasa malu, terlalu cinta dunia, dan kezaliman yang selalu diperturutkan. Demikian intisari tausiyah jumat pagi yang disampaikan oleh H. Syafrizal T, Penyuluh Agama Islam Kab. Kampar, hari ini (02/11) di Mushalla Miftahul Ilmi, komplek Kantor Kemenag Kab. Kampar. Enam hal di atas sudah banyak kita temui pada saat ini, bahkan sudah menjadi hal yang lazim dalam keseharian kita. Fitnah dan cerita tentang aib orang lain bisa kita temui di mana saja, saling menjatuhkan dengan mengungkit keburukan sudah sering kita dengar di media massa, keras hati dan dendam yang diikuti perbuatan saling menzalimi, cinta dunia dan jabatan, serta angan-angan dan ambisi yang terlalu tinggi yang diikuti hilangnya rasa malu juga banyak ditemui dalam keseharian dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, lanjut H. Syafrizal, kesuksesan yang ingin diraih di dunia hendaknya jangan membuat kita lupa akan kebaikan yang akan kita bawa saat menghadap Allah swt. Tausiyah jumat pagi yang rutin dilaksanakan oleh Seksi Penamas Kantor Kemenag Kab. Kampar setiap minggu, di samping diikuti oleh semua unsur pimpinan dan karyawan/karyawati Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, juga diikuti oleh semua pegawai Kantor Urusan Agama Kec. Bangkinang. (sym/ags)