0 menit baca 0 %

7 Pasang Catin Ikuti Binwin Digital di Singingi Hilir

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Singingi Hilir, 6 Agustus 2025 Sebanyak 7 pasangan calon pengantin (Catin) mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) pranikah yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kemenag (Kuansing) Singingi Hilir, 6 Agustus 2025 โ€“ Sebanyak 7 pasangan calon pengantin (Catin) mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) pranikah yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Gedung MTDA Darussalam, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir.

Berbeda dari pelaksanaan Binwin sebelumnya, kali ini kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan menjadi momen penting dengan diluncurkannya Smart Binwin, sebuah inovasi baru dalam pelayanan bimbingan pranikah berbasis digital. Launching ini dibuka secara langsung oleh Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag, melalui platform Zoom Meeting.

ย โ€œDengan Smart Binwin, kami ingin memastikan bahwa calon pengantin tidak hanya siap menikah secara administratif, tapi juga matang secara mental dan digital. Jarak antar desa yang cukup jauh di wilayah Singingi Hilir juga menjadi alasan pentingnya inovasi ini,โ€ ujar Zulfikar.

Tiga narasumber dihadirkan untuk memberikan pembekalan kepada para calon pengantin:

1. Mahyu Budiman, S.Pd.I, mewakili H. Isnaini, S.Ag, menyampaikan materi tentang pentingnya membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah.

2. Nasrul Latif, SH, penghuluh KUA Singingi Hilir, membawakan materi Manajemen Keuangan Keluarga.

3. H. Yasri, S.Ag, Kepala KUA Kecamatan Pangean, menyampaikan materi secara virtual tentang Psikologi dan Dinamika Keluarga, yang diikuti langsung oleh para Catin melalui Android masing-masing.

Kegiatan ini tak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga tonggak awal digitalisasi layanan bimbingan perkawinan di wilayah pelosok.

Melalui program Smart Binwin, KUA Singingi Hilir berharap para calon pengantin ke depan bisa lebih mudah mengakses materi bimbingan dari rumah, tanpa harus menempuh jarak jauh antar desa. Sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas keluarga baru, serta menjadi percontohan bagi kecamatan lain di Kabupaten Kuantan Singingi.

Zulfikar Ali menambahkan bahwa Smart Binwin adalah bentuk transformasi digital KUA, agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah dan kearifan lokal.(MB)