0 menit baca 0 %

77,2 % Anggaran Kemenag Rohul Untuk Pendidikan

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu beserta Satuan Kerja di wilayahnya, telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kinerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) dari Pemerintah Pusat, senilai Rp 30.136.004.000 (Tiga puluh milliard seratus tiga pu...
ROKAN HULU (HUMAS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu beserta Satuan Kerja di wilayahnya, telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kinerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) dari Pemerintah Pusat, senilai Rp 30.136.004.000 (Tiga puluh milliard seratus tiga puluh enam juta empat ribu rupiah). Dana tersebut dialokasikan untuk pendidikan sebesar 77,2 % atau senilai Rp 23.264.867.000 (Dua puluh tiga milliard dua ratus enam puluh empat juta delapan ratus enam puluh tujuh ribu rupiah). Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA akhir pekan lalu, Jum’at (18/1/2013) bertempat di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah Rokan Hulu, Pasir Pengaraian. Dikatakannya, anggaran senilai Rp 30,13 Milliar tersebut, tersebar di Kantor Kemenag Rohul dan 7 Satker yang ada di wilayahnya, yaitu MAN Rambah; MTsN Rambah; MTsN Tandun Ujungbatu; MTsN Dalu-Dalu; MTsN Kota Tengah; MIN Rambah; dan MIN Pasir Agung. Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, anggaran untuk keperluan perkantoran dan pembinaan kehidupan beragama serta penyelenggaraan ibadah haji, hanyalah sebesar Rp 6.871.137.000 (Enam milliard delapan ratus tujuh puluh satu juta seratus tiga puluh tujuh ribu rupiah) atau 22,8 %. Hal ini menunjukkan, bahwa perhatian utama Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, pada tahun anggaran 2013 adalah untuk pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa kegiatan bidang lain seperti pembinaan kehidupan dan kerukunan umat beragama, tidak diperhatikan. “semua bidang yang terkait dengan tigas pokok dan fungsi Kemenag akan tetap diperhatikan, hanya saja anggarannya sangat kecil. Dalam arti tidak sebanding antara dinamika kehidupan dan kerukunan umat beragama dengan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Pusat,” tegasnya. Kakan Kemenag berharap, agar ke depan tidak terjadi persoalan kehidupan dan apalagi menyangkut kerukunan umat beragama, sebab kalau hal ini terjadi, maka akan meminta dan menelan biaya besar, sementara dana yang tersedia untuk itu pada Kemenag Rohul tidak ada.***(Ash).