Rokan Hilir (inmas)- Delapan orang putra-putri Rokan Hilir mewakili Riau pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVIII tingkat Nasional.
Delapan orang putra-putri rohil itu merupakan hasil binaan LPTQ Rohil yang akan mengikuti Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVIII tingkat Nasional yang akan digelar di Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang pembukaannya Sabtu (14/11/2020).
"Alhamdulillah tahun ini sebanyak 8 putra-putri kita berhasil masuk mewakili Propinsi Riau mengikuti perhelatan MTQ ke XXVIII tingkat Nasional di propinsi Sumatra Barat. Hal ini tentunya terjadi peningkatan dari tahun ke tahun dari Rohil yang mewakili Riau di MTQ tingkat nasional," kata Sekjen LPTQ Rohil, Zakifri (IKIP), Rabu (11/11) di Bagansiapiapi.
Kedelapan peserta asal Rohil yang mewakili Riau, sebut Sekretaris LPTQ juga Kepala KUA Kec. Pekaitan ini, 2 orang peserta cabang tilawah, M. Asrofi asal Kec. Bangko dan Komsaniati asal Kec. Pekaitan, 4 orang peserta kaligrafi yaitu M. Ridwan asal Kec. Balai Jaya, Indah Lestari dari Kec. Bagan Sinembah, Dodi dan Solihatu asal Kec. Rantau Kopar.
“disamping dua cabang tilawah dan kaligrafi tersebut, seperti tahun-tahun sebelumnya, Rohil juga sudah pernah mengutus Mira Safitri cabang tafsir Qur’an golongan bahasa Arab dan Roudlatul Jannah cabang tahfidh Qur’an 30 juz, keduanya asal kec. Bagan Sinembah,” paparnya.
Zakifri juga menambahkan, kepada masyarakat Riau khususnya Rokan Hilir, selaku pengurus LPTQ Rohil sangat mengharapkan doa dan dukungannya. “semoga para peserta kafilah Riau tampil terbaik dan dapat mengharumkan nama Riau terkhusus negeri seribu kubah,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Rohil, Drs. H. Sakolan, M.Ag juga selaku pembina LPTQ Rohil sangat berharap kepada para peserta asal rohil yang akan mengikuti MTQ tingkat nasional ini dapat dan mampu mewakili Riau di ajang MTQ tingkat internasional. "Mudah-Mudahan dari kedelapan peserta kita ini nantinya ada yang mewakili Riau di tingkat MTQ internasional," harapnya.
Ia juga membeberkan kalau pihaknya sejak beberapa tahun lalu tidak pernah lagi memakai jasa peserta dari luar Riau dalam ajang MTQ tingkat kabupaten dan propinsi. "Delapan peserta asal Rohil yang mengikuti tingkat nasional di Padang ini pun, asli semuanya putra putri terbaik Rokan Hilir,” tegasnya.
H. Sakolan juga mengakui kalau putra-putri Rohil sangat banyak yang mempunyai bakat dan potensi, namun belum muncul di permukaan dan itu PR LPTQ Rohil untuk terus menggali dan memunculkan kepermukaan, agar bakat dan potensi mereka dapat berdayaguna.
"Kita berharap tahun depan lebih banyak lagi putra-putri kelahiran Rohil yang mewakili Riau di ajang MTQ tingkat nasional maupun internasional," tutupnya. (Nsh)