0 menit baca 0 %

80 Persen Pelayanan Embarkasi Batam Dinilai Baik

Ringkasan: Batam (Humas)- Untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1432 H/ 2011 M PPIH Debarkasi Batam memberikan lembar kuesioner kepada jamaah haji. Lembar Kuesioner yang diberikan kepada jamaah Haji Debarkasi Batam mendapat respon yang cukup baik dari jamaah haji.
Batam (Humas)- Untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1432 H/ 2011 M PPIH Debarkasi Batam memberikan lembar kuesioner kepada jamaah haji. Lembar Kuesioner yang diberikan kepada jamaah Haji Debarkasi Batam mendapat respon yang cukup baik dari jamaah haji. Hal ini dijelaskan H. Alikek Said Wakil Sekretaris PPIH Debarkasi Batam. Lebih detailnya H. Alikek menjelaskan, hasil sementara dari 167 reponden rata-rata 80 persen responden mengatakan pelayanan yang diberikan PPIH Debarkasi Batam berjalan baik, 15 persen mengatakan cukup dan 5 persen responden mengatakan kurang baik. 80 persen pelayanan yang dinyatakan baik oleh responden diantaranya yang pertama yaitu pelayanan pada saat kedatangan jamaah dari daerah di bandara/ pelabuhan. Kedua pelayanan pendaftaran jamaah saat tiba di asrama berupa penyerahan kamar, gelang identitas, living cost serta gelang identitas, Ketiga pelayanan kesehatan. Keempat pelayanan transportasi, pelayanan keamanan, dan pelayanan saat di bandara. Sedangkan pelayanan yang dinyatakan cukup yaitu pelayanan menu konsumsi di asrama haji, dan pelayanan akomodasi di asrama haji. Untuk pelayanan menu konsumsi, Alikek menjelaskan bahwa jamaah haji Embarkasi Batam berasal dari daerah yang berbeda. ``Contohnya saja jamaah haji asal Kalimantan Barat tentu berbeda lidahnya dengan jamaah haji asal Pekanbaru.`` Ujar Alikek. Namun menurut Alikek PPIH Embarkasi Batam akan terus berupaya mengakomodir menu-menu konsumsi sesuai saran dari jamaah. Sedangkan pelayanan pelaksanaan pemantapan manasik haji yang dilaksanakan di embarkasi yang juga dinilai oleh jamaah kurang memuaskan. Menurut Alikek hal ini disebabkan waktu tiba jamaah haji dari daerah yang datang secara bertahap yakni pagi, siang dan sore. Jika jamaah tiba di Batam pagi atau siang hari maka jamaah masih bisa mengikuti pemantapan manasik haji. Akan tetapi jika jamaah datangnya sore hari atau usai shalat Ashar, maka jamaah tidak dapat mengikutinya. Sedangkan pelaksanaan pemantapan manasik di embarkasi dijadwalkan setiap hari usai shalat Ashar berjamaah. Sementara itu secara terpisah Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kep. Riau Drs. H. Handarlin mengungkapkan, tahun depan untuk pemantapan manasik haji di embarkasi akan tetap dilaksanakan. Sarana dan prasarana manasik di asrama haji akan dilengkapi sesuai kebutuhan jamaah. (nik)