896 Jamaah Riau Sudah Memasuki Kota Mekkah
Ringkasan:
Makkah (Humas)- Dari 4.921 jamaah haji Provinsi Riau yang sudah diberangkatkan, sebanyak 896 orang jamaah haji Riau yang tergabung dalam Kloter 3 dan 4 Embarkasi Batam saat ini sudah berada di kota Makkah. Sedangkan sisanya sekitar 4.025 jamah masih berada di Madinah dan dalam proses pemberangkatan...
Makkah (Humas)- Dari 4.921 jamaah haji Provinsi Riau yang sudah diberangkatkan, sebanyak 896 orang jamaah haji Riau yang tergabung dalam Kloter 3 dan 4 Embarkasi Batam saat ini sudah berada di kota Makkah. Sedangkan sisanya sekitar 4.025 jamah masih berada di Madinah dan dalam proses pemberangkatan ke Makkah setelah melakukan rangkaian kegiatan ibadah, seperti shalat arbain di Masjid Nabawi Madinah.
Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Provinsi Riau yang terbagung dalam kloter 3 Embarkasi Batam (BTH), H.A Jalaluddin, Senin (25/10) melalui via selulernya mengatakan, untuk saat ini jamaah haji kloter 3 BTH akan melaksanakan shalat di masjidil haram, selain melakukan ziarah-ziarah ke makam-makam dan tempat-tempat bersejarah, berziarah ke Armina, Gua Tsur, Jabal Qurban dan tempat bersejarah lainnya.
"Jarak maktab kloter tiga ke masjidilharam cukup dekat, sekitar 3 menit menggunakan bus atau hanya 25 menit jika berjalan kaki. Sehingga, banyak jamaah haji yang lebih memilih untuk berjalan kaki sembari menikmati pemandangan di Kota Makkah apalagi cuaca di Makkah untuk saat ini tidak terlalu panas," jelas Jalaluddin.
Ditambahkan PGS Kabid Haji, Zakat dan Wakaf Kemenag Riau, Drs H Mahyuddin, kloter satu dan dua Riau atau kloter 3 dan 4 Embarkasi BTH saat ini sudah berada di Kota Mekkah dan menjalankan aktifitas ibadah. Sementara itu Kloter tiga Riau atau kloer lima BTH yang merupakan JCH dari Pelalawan saat ini tengah dalam perjalanan menuju Makkah. Dimana, jarak tempuh yang dibutuhkan dari Madinah ke Makkah sekitar 6 jam dengan menggunakan transportasi bus.
"Secara berangsur-angsur jamaah Riau yang sudah selesai melaksanakan rangkaian ibadah di Madinah akan menuju ke Makkah untuk menjalankan rangkaian ibadah lainnya. Selain melakukan rangkaian ibadah lainnya jamaah yang sudah tiba di Makkah akan menunggu musim haji pada 9 Dzulhijjah 1431 H atau pada 16 November 2010 untuk secara serentak menjalankan rukun wajib haji, seperti wukuf, melempar jumrah dan lain sebagainya," terang Mahyuddin.
Untuk itu, jamaah haji yang sudah berada di Madinah dan Makkah hendaknya menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih dan menggunakan penutup hidup dan mulut atau masker saat akan keluar ruangan. "Cuaca di Madinah dan Makkah seperti yang diinformasikan sebelumnya sangat ekstrim, jadi jamaah hendaknya mengantisipasi situasi tersebut dengan membawa masker dan obat-obatan ringan saat keluar," himbaunya. (msd)