Bengkalis (Kemenag)
โ Sebanyak 9 siswa MTsN 1 Bengkalis siap berjuang dalam Olimpiade Madrasah
Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten/Kota yang resmi digelar sejak 9 hingga 12
September 2025. Ajang bergengsi tahunan yang diselenggarakan Direktorat
Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah ini diikuti oleh
jenjang MI, MTs, hingga MA dari seluruh Indonesia.
Tanggal 11
September 2025 menjadi momen penentu bagi siswa MTsN 1 Bengkalis. Kompetisi
dimulai dengan mata pelajaran Matematika pada pukul 10.00โ12.00 WIB,
dilanjutkan IPA pukul 13.00โ15.00 WIB, serta IPS pukul 15.30โ17.30 WIB. Dengan
jumlah peserta lebih dari 100 siswa dari berbagai madrasah negeri maupun swasta
di Pulau Bengkalis, persaingan dipastikan berlangsung ketat.
MTsN 2
Bengkalis ditetapkan sebagai salah satu titik lokasi pelaksanaan OMI dan
menjadi saksi perjuangan siswa MTsN 1 Bengkalis. Semangat para peserta terlihat
sejak awal informasi OMI diumumkan. Didampingi guru pembimbing Syofia Deswita
dan Fenni Marizza, siswa-siswi tekun mengikuti try out dan pendalaman materi
Matematika, IPA, dan IPS.
Kepala MTsN 1
Bengkalis, Yusmanto, berpesan agar siswa mengedepankan fokus dan ketenangan
dalam menghadapi kompetisi. โSaya harap 9 siswa-siswi yang menjadi perwakilan
MTsN kita bisa bersaing dengan hasil maksimal. Jangan pikirkan beban untuk
meraih juara, cukup manfaatkan waktu yang ada dengan baik dan fokus pada soal.
Semoga hasil positif berpihak kepada kita,โ ujarnya.
Salah satu
peserta, Muhammad Naseer Al Hajji, mengaku tetap optimis meskipun soal yang
dihadapi cukup menantang. โMeskipun soal Olimpiade tidak sepenuhnya sesuai
dengan kisi-kisi yang kami pelajari, saya dan teman-teman sudah berusaha
maksimal. Kami berharap bisa mengharumkan nama MTsN 1 Bengkalis di tingkat
kabupaten dan bisa melangkah ke tahap selanjutnya,โ ungkapnya.
Olimpiade
Madrasah Indonesia menjadi wadah penting bagi siswa madrasah untuk mengasah
minat, bakat, dan kemampuan di bidang sains. Kegiatan ini digelar berjenjang
mulai dari tingkat madrasah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, dengan
sistem Computer Based Test (CBT). (f.a)