Kuansing (Kemenag). Dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan, Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri, laksanakan kajian Subuh pada Jum’at Shubuh di Masjid Nur Hidayah, Desa Pauh Angit. Jum'at, 01 Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 lebih jama'ah, baik laki-laki maupun perempuan, yang terlihat antusias mendengarkan materi keagamaan usai melaksanakan Shalat Subuh berjama'ah.
Dalam penyampaiannya, Abandri menekankan pentingnya menjaga semangat beribadah di waktu-waktu utama, khususnya Shubuh.
“Shubuh adalah momentum untuk membangun kekuatan ruhani. Saat mayoritas manusia masih terlelap, kita justru bangkit untuk mendekat kepada Allah,” ujar Abandri di hadapan jama'ah.
Ia juga mengajak jama’ah untuk menjadikan waktu Subuh sebagai awal yang baik dalam menjalani hari.
“Jangan hanya tubuh yang bangun, tapi hati dan jiwa juga harus bangun. Itulah tanda seorang mukmin sejati,” tambahnya.
Salah seorang jama'ah, Ridho Fernandes, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, kajiannya menyentuh hati. Semoga kami bisa terus istiqamah hadir setiap pekan,” ucapnya.
Kegiatan kajian Shubuh ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin KUA Pangean dalam memperkuat spiritualitas masyarakat. (ABN)