0 menit baca 0 %

Abandri, S.Pd.I Berikan Penyuluhan Tentang Bahaya Kecanduan Game Online Kepada Pelajar

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Pangean, Abandri, S.Pd.I memberikan penyuluhan tentang bahaya kecanduan Game Online kepada pelajar di dusun satu Desa Pauh Angit, Rabu, 06 Oktober 2021.Maraknya permainan Game Online yang sedang melanda para pelajar saat ini menjadi perhatian...

Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Pangean, Abandri, S.Pd.I memberikan penyuluhan tentang bahaya kecanduan Game Online kepada pelajar di dusun satu Desa Pauh Angit, Rabu, 06 Oktober 2021.


Maraknya permainan Game Online yang sedang melanda para pelajar saat ini menjadi perhatian serius bagi Abandri, S.Pd.I Penyuluh Agama Islam Non PNS di Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean. 

Melihat situasi saat ini setiap anak sudah dibelikan android oleh orang tuanya dan mereka dengan mudah mengakses Internet dan hal lainnya serta permainan Game Online pun menjadi sebuah aktivitas keseharian bagi mereka, mereka lalai dengan hal itu dan mereka pun menggunakan android lebih banyak untuk permainan Game ketimbang untuk mencari informasi mengenai tugas-tugas sekolah mereka. 


Berangkat dari hal itu, Abandri, S.Pd.I berinisiatif memberikan penyuluhan kepada mereka, memberikan informasi kepada mereka efek yang akan ditimbulkan oleh apabila sudah kecanduan Game Online dalam keseharian dan jangka waktu panjang. 


"Saya melihat mereka sudah benar-benar kecanduan oleh permainan Game Online ini, siang malam mereka melakukan permainan itu pakai android masing-masing. Saya khawatir ini akan merusak mental dan kesehatan mereka untuk masa waktu yang akan datang". Terang Abandri. 


"Melihat hal itu saya berinisiatif memberikan penyuluhan kepada mereka akan berbahayanya bagi mereka apa bila sudah kecanduan Game Online ini. Apalagi saya lihat mereka apa bila sudah berada diluar rumah dan ngumpul bersama temannya mereka tidak terkontrol oleh orang tua mereka dan mereka dengan bebas mengakses apapun pakai androidnya."Lanjut Abandri, S.Pd.I. 


Kegiatan ini dilakukan tidak hanya mengumpulkan mereka di Mushalla, tetapi juga dimana tempat mereka ngumpul bareng sesama mereka, disampaikan kepada mereka nasehat-nasehat tersebut. 

Mereka terdiri dari para pelajar setingkat SMP dan SMA. 

Semoga dengan kegiatan ini hendaknya membawa dampak positif ke arah yang lebih baik bagi kehidupan mereka dan menggunakan android untuk hal-hal yang baik. ( Ab )