0 menit baca 0 %

Afirmasi Penganggaran Kehumasan Tunjang Penguatan Komunikasi Publik Daerah

Ringkasan: Jakarta (Kermenag) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Muliardi mengikuti Rapat Koordinasi Strategi Komunikasi dan Mitigasi Isu Kementerian Agama, Senin (6/1/25) di Ruang Rapat Operation Room Lantai 2 Gedung Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng Barat no.

Jakarta (Kermenag) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Muliardi mengikuti Rapat Koordinasi Strategi Komunikasi dan Mitigasi Isu Kementerian Agama, Senin (6/1/25) di Ruang Rapat Operation Room Lantai 2 Gedung Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng Barat no. 3-4, Jakarta Pusat. Rakor dalam rangka optimalisasi peran kehumasan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi ini ditaja Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) diwakili Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (Kabiro HKP) Kemenag Akhmad Fauzin memimpin langsung rakor tersebut mengajak seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) melakukan penguatan komunikasi publik di daerah masing-masing.

“penguatan komunikasi publik di daerah menjadi hal mutlak yang perlu dilakukan untuk menyukseskan pelaksanaan program-program ke depan. Daerah perlu melakukan afirmasi penganggaran terkait kegiatan kehumasan di daerah. Jangan berharap komunikasi publik institusinya akan baik kalau tidak menganfirmasi penganggarannya”.

Afirmasi penganggaran ini termasuk di dalamnya peremajaan alat-alat kehumasan yang dipergunakan di tiap Kanwil dan Kankemenag Kabupaten/Kota. “Kedua, afirmasi untuk penguatan skill dan pengetahuan pranata humas di daerah. Setelah alatnya diperbaiki, kualitas SDM-nya juga harus kita perhatikan. Ini harus menjadi perhatian Kakanwil,” pesan Fauzin.

“Artinya kita harus seimbang, bagaimana kita mengafirmasi dua hal itu, kemudian baru selanjutnya kita meminta pertanggungjawabannya,” imbuhnya.

Ketiga, setiap Kakanwil harus memiliki perhatian terhadap isu keagamaan di daerahnya masing-masing. “Kita harus care terhadap setiap informasi maupun isu yang berkembang di daerah. Jangan sampai nanti kita kebakaran jenggot akibat tidak care terhadap informasi,” imbuhnya.

Keempat, setiap Kakanwil perlu mengetahui isu maupun program yang sedang diusung oleh Kementerian Agama. “Selanjutnya kita di sini ada delapan pesan dari Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama untuk program Kementerian Agama 2025 yang perlu disampaikan kepada publik,” kata Fauzin.

Tampak hadir rapat yang dipandu Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin ini Kepala Kanwil Kemenag Se – Indonesia.Â