0 menit baca 0 %

Agama Sangat Berperan Dalam Kehidupan Umat Manusia

Ringkasan: Pekanbaru, 2/1 (Humas)- Saat ini umat Islam Indonesia menghadapi tantangan global yang sangat berat. Tantangan tersebut antara lain : berupa ideology, libelarisme, kapitalisme, yang berpangkal pada sekulerisme dengan system politik dan system ekonomi yang sering dipaksakan berlaku dinegeri-negeri la...
Pekanbaru, 2/1 (Humas)- Saat ini umat Islam Indonesia menghadapi tantangan global yang sangat berat. Tantangan tersebut antara lain : berupa ideology, libelarisme, kapitalisme, yang berpangkal pada sekulerisme dengan system politik dan system ekonomi yang sering dipaksakan berlaku dinegeri-negeri lain. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menggoyahkan batas etika dan moral, serta budaya global yang didominasi Barat dan bercirikan pendewaan diri, kebendaan dan nafsu syahwatiyah yang potensial melunturkan aspek religiusitas masyarakat, serta meremehkan peran agama dalam kehidupan umat manusia. Untuk itu diharapkan agar MUI Provinsi Riau dapat berperan dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Riau dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SH MM pada pengukuhan pengurus MUI Provinsi Riau masa bakti 2009-2014 pada hari Sabtu tanggal 2 Januari 2010 bertempat digedung Serbaguna, Bagansiapi-api Kabupaten Rokan Hilir. Hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau, Bupati Rokan Hilir, Wakil Bupati Rokan Hilir, Sekretaris Daerah Rokan Hilir, Pejabat Departemen Agama Provinsi Riau, Kepala Badan/Dinas/Instansi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Pengurus MUI Provinsi Riau, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Rokan Hilir yang jumlah keseluruhannya kurang lebih 350 orang. Selanjutnya Gubernur Riau mengaharapkan agar pengurus MUI yang baru dilantik perlu dilakukan upaya-upaya yang dapat membangkitkan semangat kerja yang tinggi sehingga MUI benar-benar dijadikan tempat bertanya, tempat kedamaian, apalagi pesan-pesan moral, akhlak yang dibawa oleh MUI tersebut akan dapat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan NKRI tercinta ini. Sementara itu Bupati Rokan Hilir dalam sambutannya menyatakan bahwa Kabupaten Rokan Hilir adalah Kabupaten yang sangat heterogen, baik dari sisi keberagaman agama, sosial budaya maupun suku dan etnis. Heterogenitas masyarakat ini pada satu sisi adalah merupakan asset berharga bagi masyarakat Rokan Hilir, sebab apabila aset ini dapat dikelola secara baik dengan menggunakan manajemen modern, maka akan mendatangkan sebuah kekuatan sinergis dalam pembangunan di daerah Rokan Hilir ini. Namun pada sisi lain, apabila tidak dapat dikelola dengan baik secara arif dan bijaksana, maka heterogenitas ini dapat merusak dan menghancurkan persatuan dan kesatuan masyarakat Rokan Hilir. Sejarah mencatat bahwa konflik umat beragama di Kota Ambon Provinsi Maluku dan Poso Provinsi Sulawesi Tengah, menjadi contoh nyata dan konkrit bagi kita semua. Terjadinya konflik umat beragama ini, menyebabkan runtuhnya sendi-sendi kehidupan beragama dan persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia. Untuk itu peran MUI Provinsi Riau dan lebih khususnya peran MUI kabupaten Rokan Hilir sangat diharapkan. Sementara itu Ketua Umum MUI Provinsi Riau Prof.DR.H.Mahdini,MA mengharapkan agar MUI Provinsi Riau dan MUI Kabupaten Rokan Hilir dapat bersinerji dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir dalam pembinaan kehidupan beragama di Kabupaten Rokan Hilir, sehingga penyakit masyarakat (Pekat) dapat dientaskan dari masyarakat Rokan Hilir. (ash)