Kuansing ( inmas ) Kamis, 21 Januari 2021 menjadi hari yang selama ini dinanti oleh seluruh Civitas Akademika MI Muhammadiyah karena pada akhirnya Pembelajaran Tatap Muka diberikan izin untuk Madrasah. Majelis guru dan seluruh karyawan yang selama ini sudah mempersiapkan sarana dan prasarana sebagai syarat untuk dilaksanakannya PTM merasakan kegembiraan, sehingga pada Selasa dan Rabu (19-20/01) dilakukan finishing baik planning maupun sarana prasarana.
Majelis guru serta karyawan serta juga tim gugus tugas Covid-19 Perguruan Mu'allimin sudah stanby sejak pagi Kamis untuk menyambut kehadiran perdana Santri/Wati di Madrasah setelah lebih kurang hampir satu tahun dilaksanakan Pembelajaran Daring dan Blender Learning. Seluruh guru, karyawan dan petugas memastikan dan mengawasi dengan ketat pelaksanaan Protokol Kesehatan di masa pandemi ini dengan ketat.
Santri/Wati yang hadir pun tampak amat bersemangat, terbukti dengan kehadiran mereka yang lebih awal dari jadwal. Protokol kesehatan dilakukan sejak mereka hadir di Madrasah, yaitu cek suhu kemudian diminta untuk mencuci tangan memakai sabun dan berbaris menuju lokal masing-masing dengan tetap menjaga jarak dan tidak berkerumun. Di lokal sudah menunggu wali kelas yang menyambut dengan semangat.
Kepala Madrasah Elpi Susanti, S.Pd.I secara langsung mendampingi dan mengawasi pelaksanaan PTM ini, "Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa menjalani PTM, harapan kita semakin lama keadaan akan semakin membaik. Diharapkan kepada kita semua untuk saling bahu membahu, kami juga memohon support dari Bapak Ibu wali Santri agar pula membantu pelaksanaan Protokol kesehatan agar semua berjalan sesuai rencana dan harapan kita." ungkap beliau.
MI Muhammadiyah bertekad pula akan terus berbenah, hal-hal yang kurang akan kita lengkapi dan menyempurnakan pelaksanaan PTM ini agar berjalan dengan sebaik-baiknya. ( Epi/Awa)Â