0 menit baca 0 %

Ahmad Fadhli Sampaikan Linimasa Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - Pada apel pagi Kamis (11/7/2024) kali ini, selaku penerima apel yakni Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Fadhli menyampaikan beberapa hal termasuk diantaranya linimasa dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren hari-hari ini.Di Ruang Terbuka Kantor...

Kampar (Kemenag) - Pada apel pagi Kamis (11/7/2024) kali ini, selaku penerima apel yakni Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Fadhli menyampaikan beberapa hal termasuk diantaranya linimasa dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren hari-hari ini.

Di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar, Fadhli mengawali amanat dengan tetap mengingatkan seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar untuk selalu menjaga kedisiplinan dan ketertiban serta semangat kerja. Selanjutnya, Fadhli juga menginformasikan berita baik perihal insentif guru-guru MDTA, Madrasah, maupun Pondok Pesantren sudah berjalan lancar dan akan memasuki pembayaran tahap 5 atau tahap 6.

"Sudah tidak terdengar lagi hiruk pikuk perihal insentif guru kita. Yang artinya pembayaran telah lancar dan sebagai informasi, pada Selasa lalu adalah pencairan terbarunya. Insya Allah kendala keterlambatan hanya ada di awal tahun. Mari kita sama-sama doakan hingga akhir tahun pencairan ini terus berjalan dengan lancar" ungkap Fadhli.

Selain itu, Fadhli juga menginformasikan tentang kerjasama yang akan dirancang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab.Kampar tentang program BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yakni memberikan sertifikat produk halal terhadap Dapur dan Kantin Pondok Pesantren yang ada di Kab.Kampar.

"Fokus kali ini ialah terhadap Dapur dan Kantin Pondok Pesantren yang memiliki santri/santriwati mukim di asrama mereka. Ini dirasa perlu untuk memberikan peningkatan layanan dan memberikan kepercayaan bagi orang tua / wali santri untuk menjamin kandungan dan steril dari makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka" jelas Fadhli.

Selanjutnya, Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar juga bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menginisiasi untuk diadakannya Poskestren (Pos Kesehatan Pondok Pesantren). Tahap 1 akan dilakukan sosialisasinya bersama 12 Pondok Pesantren, yang dilaksanakan di PP Al-Fauzan Bangkinang hari ini pukul 10.00 WIB dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. 

"Insya Allah tahap ke 2 akan segera dirancang dan dilaksanakan. Kita berharap dari 114 Pondok Pesantren yang ada di Kab.Kampar, semuanya memiliki Poskestren ini" ujar Fadhli.

Disamping itu, Pondok Pesantren dari Kabupaten Kampar tahun ini juga mendapatkan bantuan pengadaan Toilet / Sanitasi dari PUPR. Dari 24 kuota yang ada untuk se-Provinsi Riau, 6 diantaranya yakni Pondok Pesantren di Kabupaten Kampar lah yang mendapatkan bantuan tersebut dan merupakan jumlah terbanyak diantara Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Riau.

Terakhir, Fadhli juga memberikan informasi terkait Bantuan Inkubasi Pondok Pesantren. Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar telah mengajukan rekomendasi kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, yang selanjutnya akan diteruskan pula ke Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Alhamdulillah tahun 2023 lalu dari 10 rekomendasi, ada 7 Pondok Pesantren yang disetujui untuk bantuan tersebut. Dan untuk tahun ini, Kabupaten Kampar memberikan rekomendasi terhadap 8 Pondok Pesantren lagi. Semoga semuanya bisa lolos verifikasi dan mendapatkan bantuan tersebut" tutup Fadhli.

(Cicy/Fatmi/Agus)