0 menit baca 0 %

Ahmad Syahril S.Ag Turun Gunung, Ajak Warga Desa Kotoraja Katakan Tidak pada Pernikahan Dini

Ringkasan: Siak Kecil (Kemenag) Plt. Ka KUA Siak Kecil, Ahmad Syahril, S.Ag, membuat gebrakan dengan "turun gunung" memimpin langsung upaya sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini di Desa Kotoraja Kecamatan Siak Kecil (Minggu,30 November 2025) Kegiatan ini diselenggarakan  oleh  Tim Penggerak Pemberdaya...

Siak Kecil (Kemenag) – Plt. Ka KUA Siak Kecil, Ahmad Syahril, S.Ag, membuat gebrakan dengan "turun gunung" memimpin langsung upaya sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini di Desa Kotoraja Kecamatan Siak Kecil (Minggu,30 November 2025)

 Kegiatan ini diselenggarakan  oleh  Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Desa Kotoraja, Ahmad Syahril mengajak seluruh warga untuk tegas mengatakan "Tidak" pada praktik pernikahan anak.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Pertemuan Desa Kotoraja dan  dihadiri puluhan warga, mulai Anggota PKK, remaja, hingga perangkat desa. Ahmad Syahril, yang dikenal aktif dalam pembinaan mental dan spiritual, menekankan bahwa pernikahan usia dini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merampas hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan mencapai kematangan psikologis.

"Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi korban dari ketidakpahaman. Menikah itu bukan hanya soal cinta, tetapi soal kesiapan fisik, mental, dan ekonomi. Jika semua ini belum matang, maka yang hancur adalah masa depan anak-anak kita sendiri," tegas Ahmad Syahril dalam sambutannya yang penuh semangat.

Ketua TP. PKK Desa Kotoraja, Ibu Indun, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa PKK berkomitmen penuh mendampingi upaya pencegahan ini.

"Kami, para ibu-ibu PKK, akan menjadi garda terdepan. Kami siap memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga, khususnya remaja putri, agar mereka memahami bahaya dan dampak buruk pernikahan usia dini, mulai dari risiko kesehatan reproduksi hingga potensi kemiskinan," ujar Ibu Indun.

Sosialisasi ini diakhiri dengan foto bersama sembari terus memberi dukungan Desa Kotoraja menuju desa yang bebas dari pernikahan usia anak.