0 menit baca 0 %

Ahyar P3N KUA Bantan Jadi Dewan Hakim MTQ Desa Teluk Lancar

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Desa Teluk Lancar menggelar Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) tingkat desa yang berlangsung khidmat dan penuh semangat keagamaan Rabu (27/08/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para qari, qariah, dan peserta dari berbagai dusun yang ada di Desa Teluk Lancar, dengan tujuan menumbuhkan...

Bantan (Kemenag) - Desa Teluk Lancar menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat desa yang berlangsung khidmat dan penuh semangat keagamaan Rabu (27/08/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para qari, qariah, dan peserta dari berbagai dusun yang ada di Desa Teluk Lancar, dengan tujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi Qur’ani.

Dalam pelaksanaan MTQ tersebut, Ahyar, Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) KUA Kecamatan Bantan, mendapat kepercayaan untuk menjadi dewan hakim. Beliau ditugaskan menilai cabang tilawah Al-Qur’an dan syarhil Qur’an, dua bidang yang menjadi sorotan utama dalam ajang MTQ kali ini. Kehadiran Ahyar sebagai dewan hakim disambut baik oleh masyarakat, karena dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman dalam bidang keagamaan.

Acara MTQ ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari panitia pelaksana, tokoh agama, serta aparat pemerintahan desa. Suasana semakin semarak ketika para peserta mulai menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan hakim dan para penonton yang memenuhi arena acara.

Kepala Desa Teluk Lancar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ini. Beliau berharap kegiatan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta meningkatkan semangat dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ahyar selaku dewan hakim mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menekankan bahwa penilaian akan dilakukan dengan jujur, adil, dan profesional, sehingga mampu menghasilkan juara yang benar-benar layak mewakili Desa Teluk Lancar pada tingkat berikutnya.

Dalam penutupannya, Ahyar menyampaikan pesan penuh makna sebagai berikut  “MTQ bukan hanya ajang mencari juara, tetapi lebih dari itu adalah upaya kita bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui Al-Qur’an. Semoga peserta yang belum berhasil jangan berkecil hati, karena yang terpenting adalah semangat belajar dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.”

Dengan adanya MTQ Desa Teluk Lancar ini, masyarakat berharap kegiatan serupa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam memahami, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an.