0 menit baca 0 %

Air Mata Terobati, Penyuluh Agama KUA Mandau Nurleili Lubis Hadirkan Solusi Menyejukkan Hati

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Nurleili Lubis, memberikan layanan konseling kepada seorang ibu berinisial RM (40) pada Rabu (20/8/2025). RM datang dengan membawa beban cerita kehidupannya, setelah ditinggal pergi suami selama kurang lebih lima tahun tanpa kabar yang jelas.Dalam se...

Mandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Nurleili Lubis, memberikan layanan konseling kepada seorang ibu berinisial RM (40) pada Rabu (20/8/2025). RM datang dengan membawa beban cerita kehidupannya, setelah ditinggal pergi suami selama kurang lebih lima tahun tanpa kabar yang jelas.

Dalam sesi konseling yang berlangsung penuh kehangatan, RM dengan jujur menceritakan seluruh kronologis kehidupannya, rasa sedih, kegalauan, hingga tekanan batin yang selama ini ia pendam. Air mata tak terbendung saat ia mengungkapkan perasaan kesepian dan beratnya menjalani kehidupan sebagai seorang ibu tanpa kehadiran pasangan.

Mendengar cerita tersebut, Nurleili Lubis dengan ketenangan, kematangan ilmu, serta pengalaman yang dimilikinya, memberikan arahan dan solusi yang menyejukkan hati. Ia menegaskan bahwa ujian hidup adalah bagian dari perjalanan seorang muslim, dan setiap kesulitan pasti disertai dengan jalan keluar.

“Dalam kondisi seperti ini, yang utama adalah menjaga hati agar tetap kuat, mendekatkan diri kepada Allah, serta mencari dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Jangan memendam perasaan sendiri, karena beban akan semakin berat. InsyaAllah ada solusi terbaik untuk setiap masalah,” tutur Nurleili Lubis dengan penuh empati.

Konseling ini tidak hanya memberikan jawaban praktis, tetapi juga menghadirkan ketenangan batin bagi RM. Ia mengaku lebih lega setelah menyampaikan keluh kesahnya dan mendapatkan arahan langsung dari penyuluh. “Alhamdulillah, saya merasa lebih tenang. Ternyata masih ada yang mau mendengar dan membimbing saya,” ucap RM dengan mata berkaca-kaca.

Melalui layanan konseling ini, KUA Mandau kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai lembaga pencatat nikah, tetapi juga sebagai pusat bimbingan, pembinaan, dan pendampingan umat dalam menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari.