Rokan Hilir (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Bangko Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Asril Hamidi menyapa warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bagansiapiapi. Pada Selasa (20/8/24).
Asril mengatakan, tujuan dilakukan binaan ini yakni untuk memberikan pendalaman ilmu agama guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan lapas serta menumbuhkan rasa kesadaran berdosa agar menyadari dan bertaubat atas kesalahan yang pernah dilakukan serta memberikan motivasi agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam binaannya Asril yang akrab disapa memberikan pencerahan dan motivasi kepada warga binaan lapas yang berjumlah lebih kurang 30 orang yang semuanya beragama islam tentang pentingnya menjaga dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim dan kunci mendapatkan kebahagiaan.
Asri mengatakan, sebagi seorang muslim tentunya mempunyai kewajiban yang telah diatur agama islam serta ada hal yang mesti dijauhi atau ditinggalkan, Asril menekankan pentingnya melaksankan hal tersebut untuk mencapai kebahagiaan itu.
"Mustahil kita bisa bahagia sementara kita tidak melakukan kewajiban kita sebagai seorang muslim, kita selalu melakukan hal hal yang dilarang agama. Kebahagiaan itu sejalan dengan takwa kita kepada Allah SWT", tuturnya dihadapan warga binaan.
Lebih lanjut Asril menjelaskan, untuk mewujudkan kebahagiaan haruslah konsisten dalam ketakwaan. Untuk mewujudkan hal tersebut Asril tekankan agar warga binaan tidak meninggalkan sholat, selalu berdzikir, menghindari diri dari perkataan yang mendatangkan kemurkaan Allah SWT dan hijrah ke arah yang lebih baik.
Asril menerangkan bagaimana seseorang yang telah meninggal dunia kuburnya keluar api disebabkan karena semasa hidupnya meninggalkan sholat, oleh karenanya ia menghimbau kelompok binaan jangan pernah meninggalkan kewajiban ibadah sholat.
Selain itu Asril menceritakan bagaimana seorang wanita yang tidak baik memberikan minum kepada seekor anjing lalu ia pun dumasukkan ke surga dan sebaliknya juga diceritakan seorang muadzin yang menikahi seorang non muslim lalu ia meninggal dalam keadaan murtad. Oleh karena itu Asril anjurkan warga binaan lapas untuk selalu berbuat baik kepada siapapun dan kapanpun.
Mengakhiri penyampaiannya, Asril menghimbau warga binaan Kelas II A Bagansiapiapi untuk taat aturan lapas dan bersabar dalam menghadapi cobaan, serta selalu berdzikir, berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. (Humas)*