0 menit baca 0 %

Ajarkan Adab Sedari Dini, Penyuluh Agama Kerinci Kanan Ini Ajak Santri TPQ Menjenguk Temannya yang Sakit

Ringkasan: Siak (Inmas) Kamis, (30/05/2024), Adab memiliki sebuah arti kesopanan, keramahan, dan kehalusan budi pekerti. Adab erat kaitannya dengan akhlak atau perilaku terpuji. Ahli bahasa juga kebanyakan menyebutkan bahwa adab merupakan kepandaian dan ketepatan dalam mengurus segala sesuatu.

Siak (Inmas) – Kamis, (30/05/2024), Adab memiliki sebuah arti kesopanan, keramahan, dan kehalusan budi pekerti. Adab erat kaitannya dengan akhlak atau perilaku terpuji. Ahli bahasa juga kebanyakan menyebutkan bahwa adab merupakan kepandaian dan ketepatan dalam mengurus segala sesuatu. Begitupun sebagian ulama lainnya juga turut berpendapat bahwa adab merupakan suatu kata atau ucapan yang mengumpulkan segala perkara kebaikan di dalamnya. Adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun berdasarkan aturan agama. Norma tentang adab seringkali digunakan dalam pergaulan yang terjadi antar manusia, antar tetangga, dan antar kaum dan suku.

Menyadari betapa pentingnya Adab dan melihat kedudukan adab lebih tinggi satu tingkat daripada Ilmu, Sahrizal, S.Sos.I sebagai Penyuluh Agama Islam Kerinci Kanan mempraktekkan langsung teori dan materi adab ini dengan cara membawa santri TPQ An-Nur menjenguk temannya yang lagi sakit. "Kita akan pergi menjenguk teman kita yang sudah sepekan tidak hadir mengikuti aktifitas TPQ seperti biasa dikarenakan sakit", ujar Sahrizal kepada santrinya.

“Namun menjenguk orang sakit ini ada adabnya, kita menjaga sikap maupun lisan kita. Kita menghibur dan mendoakan teman kita biar cepat sembuh dan berkumpul serta beraktivitas seperti semula", sambungnya.

Menurut Sahrizal, menjenguk orang sakit ini ada adabnya yang harus di perhatikan seperti, Niat yang Tulus, Memperhatikan Waktu yang Tepat, Berdoa untuk Kesembuhan, Berbicara dengan Lemah Lembut, Membawa Oleh-oleh atau Buah dan Menjaga Kebersihan Diri supaya tidak membawa penyakit yang bisa menambah sakitnya orang yang dijenguk.

"Dalam menjenguk orang sakit kita bisa langsung praktek adab dan prilaku disaat menjenguk. Hal ini sangat diperlukan oleh santri kita sebagai penerus estafet berkesinambungan perjuangan dakwah Islam" pesan Sahrizal.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dengan khusyu’. (Rz/Hd)