0 menit baca 0 %

Akhir Pembelajaran MTsN 2 Kota Dumai Bagi Sembako

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Kamis (20/03/2025) berakhir pembelajaran selama bulan Ramadhan 1446 H tahun 2025 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai. Hal ini sesuai surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia dengan nomor B-19/Kw.04.2/PP.00/03/2025 perihal libur idul fitri 14...

Dumai (Kemenag) – Kamis (20/03/2025) berakhir pembelajaran selama bulan Ramadhan 1446 H tahun 2025 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai. Hal ini sesuai surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia dengan nomor B-19/Kw.04.2/PP.00/03/2025 perihal libur idul fitri 1446 H/2025 M, menyatakan bahwa pembelajaran selama Ramadhan di Sekolah dilaksanakan sampai tanggal 20 Maret yang untuk selanjutnya dari tanggal 21 Maret sd 8 April merupakan libur Bersama Idul Fitri.

Sebelum berakhirnya pembelajaran selama bulan Ramadhan, dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan di madrasah. Diantara nya kegiatan pesantren kilat, pemberian santunan kepada siswa-siswi yatim piatu dan kurang mampu; serta diakhiri dengan salam-salaman antara siswa dengan guru begitu juga sesama guru. Kegiatan ini dilaksanakan bersama seluruh siswa, majelis guru dan seluruh karyawan madrasah di Aula MTsN 2 Kota Dumai.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Dumai Muliadi memberikan sambutannya sebelum memulai kegiatan. “Saya sangat mengapresiasi untuk seluruh siswa atas partisipasinya dalam mengumpulkan infak sehingga nanti dapat disalurkan kepada siswa-siswi yatim piatu dan kurang mampu.” Sambut Muliadi

Kepala Madrasah Muliadi juga berpesan, “Semoga seluruh siswa dapat meningkatkan rasa sosialnya terhadap sesama, menjaga akhlak dalam bermasyarakat, rajin beribadah, tetap semangat saat berpuasa, tetap belajar walaupun libur, dan memanfaatkan waktu libur dengan baik.” Harap Kepala MTsN 2 Kota Dumai

Terakhir, Muliadi juga tidak lupa menitipkan salam dan permohonan maaf kepada orang tua siswa.

Santunan yang diberikan kepada siswa-siswi yatim piatu dan kurang mampu merupakan hasil infak dari seluruh siswa selama bulan Ramadhan. Sehingga dari hasil infak yang dikumpulkan dibelikan sembako berupa beras, gula dan minyak.

Alhamdulilah siswa-siswi yang merupakan perwakilan masing-masing kelas yang menerima santunan, sangat senang dan sumringah menerima santunan yang diberikan, begitu juga dengan siswa-siswi yang lain. Semoga dengan kegiatan ini, semakin meningkatkan kepedulian siswa-siswi terhadap sesamanya, mengembangkan karakter baik dari siswa-siswi dan dapat meningkatkan keimanannya kepada Allah SWT. (Ririn/Tiara/Ayu)