0 menit baca 0 %

Aksi Kemanusiaan HAB ke-80, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Kuansing Turut Donor Darah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sarat makna dan bernilai sosial. Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas perjalanan peng...


Kuansing (Kemenag) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sarat makna dan bernilai sosial. Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas perjalanan pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat beragama serta memperkuat kerukunan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dalam semangat Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan aksi sosial donor darah, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan donor darah ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kuantan Singingi dari berbagai unsur dan lintas agama, serta dilaksanakan bekerja sama dengan tim kesehatan RSUD Teluk Kuantan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA., C.QEM.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kuantan Singingi menegaskan bahwa aksi sosial yang dilakukan, khususnya oleh para penyuluh agama, merupakan bentuk penghayatan iman yang hidup dan berdampak nyata bagi masyarakat. “Pengabdian yang sejati lahir dari hati yang peduli. Melalui donor darah, kita menghadirkan nilai kasih dan persaudaraan kemanusiaan yang menjadi inti ajaran agama,” ungkapnya.

Salah satu peserta donor darah adalah Pakrin Manalu, S.Pd, selaku Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini menjadi sarana kesaksian iman bahwa ajaran kasih tidak berhenti pada pewartaan lisan, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret yang memberi kehidupan bagi sesama.

“Kegiatan donor darah ini sangat mulia, karena setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Hal ini sejalan dengan nilai pelayanan dan kasih yang kami hidupi sebagai penyuluh agama,” ujar Pakrin Manalu.

Melalui kegiatan ini, penyuluh agama Katolik diharapkan semakin menjadi saksi iman yang menghadirkan kasih Kristiani dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 pun dimaknai sebagai panggilan untuk terus melayani dengan tulus, rendah hati, dan penuh cinta kasih demi kesejahteraan bersama. Selain itu, Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi berharap kegiatan donor darah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta menumbuhkan semangat solidaritas, empati, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag diharapkan semakin memaknai pengabdian nyata bagi bangsa dan negara. (PM)