Amnan: Pendidikan Agama Tidak Cukup di Sekolah
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs H Edwar S Umar MAg yang diwakili oleh H Amnan SHI menyatakan bahwa saat ini pendidikan agama tidak cukup di sekolah. Untuk itu, maka diperlukan pendidikan agama tambahan yang itu didapatkan di PDTA.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs H Edwar S Umar MAg yang diwakili oleh H Amnan SHI menyatakan bahwa saat ini pendidikan agama tidak cukup di sekolah. Untuk itu, maka diperlukan pendidikan agama tambahan yang itu didapatkan di PDTA.
Demikian disampaikan H Amnan SHI dalam sambutan pengarahannya mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, ketika mewisuda santri/wati PDTA dan TPA Al-HIjrah Perumahan Wisma Kualu Permai, Jalan Sukakarya Kec Tampan Kota Pekanbaru.
Menurut H Amnan, saat ini tantangan yang dihadapi oleh masyarakat semakin banyak dan berat. Untuk itu, maka diperlukan tambahan ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang tahan dan mampu menghadapi tantangan tersebut.
Untuk itu pula, Amnan berharap agar PDTA-PDTA yang jumlahnya ratusan di Kota Pekanbaru, dapat membenahi diri dengan meningkatkan kualitasnya, baik kualitas sarana prasarananya maupun kualitas para gurunya.
“Guru yang berkualitas ditambah dengan sarana dan prasarana yang memadai, akan dapat meningkatkan kualitas anak didik. Sebaliknya, guru yang tidak berkualitas ditambah dengan sarana dan prasarana yang tidak lengkap, maka anak didik tidak akan berkualitasâ€, terangnya.
Sementara itu Kepala PDTA dan TPA Al-Hijrah Dra Hj Mariam Usemahu Hasibuan melaporkan bahwa saat ini PDTA Al-HIjrah memiliki murid 280 orang dan wisuda tahun ini diikuti sebanyak 47 santri/wati PDTA dan 11 TPA. Wisuda tahun ini adalah yang kelima sejak PDTA dan TPA ini berdiri.
Ibu Hasibuan begitu beliau biasa disapa sehari-hari, menyatakan bahwa saat ini ada beberapa kelompok masyarakat yang ingin bergabung dengan PDTA Al-Hijrah ini. Mereka ingin membuka semacam kelas jauh dari Al-Hijrah, namun seluruh administrasinya tetap pada PDTA Al-Hijrah.
Hal ini menunjukkan bahwa PDTA Al-Hijrah yang jadi kebanggaan kita ini, telah menjadi perhatian dan buah bibir bagi masyarakat. Umurnya baru 7 tahun, namun sarana dan prasarana, guru-gurunya telah lengkap dan muridnya bertambah dari tahun ke tahun, jelasnya. (ash)