Tembilahan (Kemenag) - Gelombang antusiasme terpancar jelas dari wajah 451 calon jemaah haji Kabupaten Indragiri Hilir yang memadati Masjid Agung Al Huda Tembilahan pada hari kedua pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten. Diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir, kegiatan ini tidak hanya diisi dengan materi, tetapi juga interaksi aktif dari para jemaah, Minggu (27/4/2025).
Sejak hari pertama hingga hari kedua, para calon tamu Allah
ini menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Sesi tanya jawab selalu dipenuhi
dengan berbagai pertanyaan, mencerminkan keinginan kuat untuk memahami
seluk-beluk ibadah haji secara mendalam.
Memasuki sesi materi kesehatan, narasumber dari Dinas
Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, H. Mohammad Taslim, menyampaikan berbagai
informasi penting terkait persiapan fisik dan mental menjelang keberangkatan ke
Tanah Suci. Para jemaah tampak menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang
diberikan.
"Antusiasme para jemaah sangat luar biasa. Banyak
pertanyaan yang diajukan, menunjukkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya
menjaga kesehatan selama beribadah haji. Ini modal yang sangat baik,"
ungkap H. Mohammad Taslim.
Senada dengan hal tersebut, Kasi PHU Kemenag Inhil, H.
Guspiandi, mengapresiasi semangat belajar para calon jemaah haji. Menurutnya,
keaktifan jemaah dalam bertanya merupakan indikasi kesiapan mereka untuk
menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.
"Alhamdulillah, kita melihat sendiri bagaimana
antusiasnya para jemaah mengikuti manasik ini. Pertanyaan-pertanyaan yang
mereka ajukan sangat bagus dan menunjukkan keseriusan. Kami berharap, dengan
bekal ilmu dari manasik ini, termasuk materi kesehatan dari Dinas Kesehatan,
para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan mabrur," tutur
H. Guspiandi.
Rangkaian manasik haji tingkat kabupaten ini akan terus
berlanjut dengan berbagai materi penting lainnya, bertujuan untuk membekali
seluruh calon jemaah haji Kabupaten Indragiri Hilir dengan pengetahuan dan
pemahaman yang memadai sebelum mereka bertolak ke Tanah Suci pada tahun 2025
mendatang. (Ria)