Bangkinang Kota ( Kemenag )--Suasana apel pagi yang biasanya berlangsung penuh semangat, pagi ini diwarnai dengan rasa haru dan duka. Dalam apel yang digelar pada Senin pagi, 28/2025 tersebut, pimpinan menyampaikan pesan mendalam terkait kepergian salah satu rekan kerja yang sangat berarti, almarhum Syamsuatir.
Dalam amanatnya, pimpinan mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menyebut bahwa sosok Syamsuatir adalah pribadi yang sulit digantikan. โKita semua merasa kehilangan yang sangat besar. Almarhum bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sahabat, panutan, dan pribadi yang begitu banyak memberi teladan,โ ujar beliau di hadapan seluruh peserta apel.
Selain mengenang kebaikan dan dedikasi almarhum, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pesan agar seluruh pegawai saling menjaga hubungan baik satu sama lain. โSelagi kita masih bersama, salinglah memaafkan. Jangan tunggu sampai waktu memisahkan kita. Saat seseorang telah tiada, yang tersisa hanyalah kenangan dan penyesalan jika belum sempat memperbaiki hubungan,โ tuturnya penuh haru.
Pimpinan juga mengajak seluruh peserta apel untuk terus meneladani sikap dan semangat kerja almarhum semasa hidupnya. "Jadilah manusia yang terbaik. Bekerjalah dengan ikhlas, jujur, dan saling menghargai, sebagaimana yang almarhum tunjukkan selama ini," tambahnya.
Apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Syamsuatir. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. ( Fatmi/Cicy/Zaipul )