0 menit baca 0 %

Apel Senin pagi ASN Kemenag Kab Bengkalis, H. Khaidir: Jadilah ASN Tangguh dan Berintegritas

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Saat ASN Kemenag Bengkalis mengikuti apel Senin pagi 26 Mei 2025 di halaman Kantor, Kepala Kantor Kemenaterian Agama Bengkalis H. Khaidir memberikan arahan bahwa ASN Kemenag Harus Tangguh dan Berintegritas.Hal itu disampaikan oleh H.

Bengkalis (Kemenag) - Saat ASN Kemenag Bengkalis mengikuti apel Senin pagi 26 Mei 2025 di halaman Kantor, Kepala Kantor Kemenaterian Agama Bengkalis H. Khaidir memberikan arahan bahwa ASN Kemenag Harus Tangguh dan Berintegritas.

Hal itu disampaikan oleh H. Khaidir di hadapan ASN Kemenag Bengkalis saat menjadi pembina apel yang juga diikuti oleh Kasi dan Penyelenggara serta Bapak/ Ibu Pengawas dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis. 

“Hari Ini Senin tepat pukul 13.00 WIB akan dilaksanakan pelantikan 120 ASN PPPK Tahap I Formasi 2024  dilingkungan Kantor Kementreian Agama Kab. Bengkalis. Bagi setiap ASN itu harus tangguh dan berintegritas," Ungkap H. Khaidir.

“ASN Tangguh Berintegritas berarti Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas tinggi dan mampu menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas dengan baik. Integritas ASN mencakup kejujuran, tanggung jawab, dan sikap anti korupsi dalam setiap tugas dan keputusannya. ASN yang berintegritas juga patuh pada aturan hukum, menolak gratifikasi, suap, dan penyalahgunaan wewenang,” jelas H. Khaidir

“ASN berintegritas adalah ASN yang patuh pada aturan hukum, menolak gratifikasi, suap, dan penyalahgunaan wewenang, serta konsisten menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat, bukan pribadi atau kelompok. Integritas ASN menjadi pondasi utama dalam mencegah korupsi dan membangun pemerintahan yang bersih dan terpercaya”. tegas H. Khaidir.

Menutup arahannya H. Khaidir mengatakan “Selamat bergabung bagi ASN PPPK Kemenag yang akan dilantik pada hari ini, semoga penantian anda untuk menjadi ASN PPPK Kementerian Agama membawa kegembiraan dan kebahagaiaan tersendiri untuk mewujudkan Kinerja Kementerian Agama yang berkualitas”.