0 menit baca 0 %

Apresiasi Tinggi Kepada Penyuluh Agama untuk seluruh Inovasi yang diciptakan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, Darwison menyerahkan kembali sertifikat dan piala Penyuluh Agama Award kepada Penyuluh Agama Islam Ust. Rasyidin dalam acara Pembinaan Penyuluh Agama Islam pada Senin, 10 Juni 2024 di Aula Kemenag Kab.

Indragiri Hulu (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, Darwison menyerahkan kembali sertifikat dan piala Penyuluh Agama Award kepada Penyuluh Agama Islam Ust. Rasyidin dalam acara Pembinaan Penyuluh Agama Islam pada Senin, 10 Juni 2024 di Aula Kemenag Kab. Inhu. Penyerahan ini dilakukan dihadapan penyuluh agama lainnya agar dapat menjadi contoh dan penyemangat untuk dapat terus menciptakan inovasi-inovasi baru dalam menyampaikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan inovasi yang diberikan oleh ust. Rasyidin, saya harap ini dapat menjadi contoh kepada penyuluh agama lain untuk terus meningkatkan kinerjanya" ujar Darwison dalam sambutan diberikan pada saat acara. Beliau mengatakan bahwa tujuan dari kementerian agama adalah mewujudkan 7 program prioritas outluk 2024 yang telah dicanangkan oleh menteri agama. salah dapun tujuh program outlook yang disepakati adalah: ekosistem moderasi beragama yang ekspansif, meneguhkan politik kebangsaan, memenangkan pertarungan digital, menyajikan layanan keagamaan yang premium dan terjangkau, mengusung layanan pendidikan yang inovatif dan transformatif, smart ASN menjawab kebutuhan era digital, dan mengoptimalkan dana umat untuk pengentasan dan pemberdayaan. Untuk itu penyuluh tidak bisa hanya terpaku pada kegiatan yang itu-itu saja, perlu inovasi untuk memberikan layanan keagamaan yang premium kepada masyarakat.

Maksud dari layanan keagamaan yang premium disini adalah pelayanan keagamaan yang paling baik dengan kualitas tinggi. berorientasi kepada kepuasan masyarakat tanpa dipungut biaya sepeserpun. "Inovasi Ust. Rasyidin dalam mengembangkan literasi agama dengan metode ajar bermain peran, adalah salah satu contoh terobosan layanan keagamaan yang premium". ujar pak Kakankemenag kepada penyuluh agama lainnya. untuk mewujudkan ini perlu adanya transformasi paradigma atau cara pandang para penyuluh agama. Dimana, bukan Masyarakat yang memerlukan Penyuluh Agama tetapi sebaliknya, Penyuluh Agama memerlukan masyarakat untuk menyebarkan dan membangun nilai keagamaan di tanah melayu kita.

Kepala KanKemenag Kab. Inhu juga berharap agar kedepannya, seluruh penyuluh agama berlomba-lomba dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan serta memberikan pelayanan agama yang premium kepada masyarakat. 

(Reski)