0 menit baca 0 %

Armaini, S.Ag :” Kematian Adalah Guru”.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada pagi ini di aula utama Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Pekanbaru mengelar kegiatan rutin mingguan yakni Diskusi tentang Materi yang akan disampaikan kepada Kelompok Binaan mereka.


 

Pekanbaru (Inmas), Pada pagi ini di aula utama Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Pekanbaru mengelar kegiatan rutin mingguan yakni Diskusi tentang Materi yang akan disampaikan kepada Kelompok Binaan mereka. Senin (16/11/2020).

 

Salah seorang Penyuluh pada KUA Kecamatan Tenayan Raya, Armaini, S.Ag selaku penyaji menyampaikan materi tentang “ Kematian Adalah Guru”.

Mati  adalah berpisahnya jiwa dan jasad. Pengertian ini diambil dari firman Allah dalam surat  az Zumar (30) ayat 42: yang artinya “ Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan memegangi jiwa (orang) yang belum mati diwaktu tidurnya. Maka di tahanlah jiwa (orang) yang telah ditetapkan kematiannya dan dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

 

Kenyataan dalam hidup ini, sudah banyak yang mati…, tidak ada yang kekal selain Allah SWT. Mereka yang telah mati kelak di akhirat mereka akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap akan yang ia lakukan semasa hidup di dunia ini.  Oleh sebab itu maka jadikanlah Kematian sebagai guru. Perbanyaklah amal sholeh sebelum kematian menjemputmu. Tutur Armaini. (Idris)