0 menit baca 0 %

Armin: Lakukan inovasi dan kolaboratif serta terus berbenah meningkatkan kualitas sekolah Keagamaan Kristen

Ringkasan: Kandis - Pembimbing Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Armin Antoni Silaban, S.Th, M.IP bersama Penyelenggara Kristen Kemenag Kab Siak Denggan Simatupang, Pengawas Pendidikan Agama Kristen Esraleo Sinulingga dan staf Kanwil  menyambangi SMAK Pelita Hati Kandis Kabupa...

Kandis - Pembimbing Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Armin Antoni Silaban, S.Th, M.IP bersama Penyelenggara Kristen Kemenag Kab Siak Denggan Simatupang, Pengawas Pendidikan Agama Kristen Esraleo Sinulingga dan staf Kanwil  menyambangi SMAK Pelita Hati Kandis Kabupaten Siak. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Yayasan Pelita Hati Ibu Dyah Elly dan Kepala SMAK Pelita Hati Kandis, Okti Endah Yastiti, S.Pd bertempat di aula sekolah, Kamis 15 Februari 2024.

Kunjungan ini dalam rangka koordinasi pendidikan dengan sekolah keagamaan dibawah naungan Kementerian Agama dan juga dalam rangka evaluasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan PIP untuk tingkat SMAK/SMTK tahun 2023 oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau guna peningkatan mutu akuntabilitas pelaporan dana BOS dan PIP..

Pada kunjungan ini Pembimas memberikan arahan dan bimbingan serta menjelaskan petunjuk teknis penggunaan dana BOS dan PIP di sekolah keagamaan.

"Kepala sekolah diharapkan dapat menyampaikan laporan dan menjelaskan penggunaan dana BOS serta dapat pula menunjukkan bukti-bukti fisik pelaksanaan kegiatan serta siap melakukan perbaikan-perbaikan untuk menyempurnakan laporan".

Lebih lanjut Armin mengatakan kendala teknis  seperti SKTM sebagai syarat pengajuan PIP sudah dapat dikondisikan dengan juknis yang ada sebagai pedoman dalam pelaksanaannya.

“Agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan dan penyusunan laporan dana BOS, maka pelaksanaan monitoring dan evaluasi harus sesering mungkin dilakukan secara berjenjang baik dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Penyelenggara Kristen Kabupaten/kota pengawas maupun kepala sekolah sendiri.  Semuan unsur senantiasa ikut mengevaluasi secara berkala sehingga penggunaan dan penyusunan laporan dana BOS bisa dilakukan sesuai dengan yang diharapkan,“ jelas Pembimas Kristen Provinsi Riau ini.

Pembimas juga berharap kepada pengelola yayasan dan kepala sekolah hendaknya terus terjalin koordinasi dan komunikasi yang baik antara yayasan, kepala sekolah dengan penyelenggara kristen, pengawas serta Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Riau, supaya kemitraan yang ada selalu terwujud dengan baik.

“Saya mengajak pihak Yayasan dan sekolah agar kita sama sama bersinergi menjalankan program prioritas Kementerian Agama. Kerja dengan inovasi dan kolaboratif serta terus berbenah meningkatkan kualitas sekolah Keagamaan Kristen ini” harapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAK Pelita Hati menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pembimas Kristen bersama tim atas arahan dan bimbingan dalam program pendidikan kristen seperti pengelolaan dana BOS dan PIP di SMAK Pelita Hati Kandis.

"pada tahun 2024 ini sekolah mendapat bantuan dana BOS sebesar Rp 39.000.000 setahun. Diharapkan dengan dana BOS yang akan dicairkan pada periode ini dapat membantu dalam operasional sekolah dan dengan adanya bimbingan ini bisa memotivasi semua pihak terkait yang ada di sekolah, sehingga dalam pengelolaan dana BOS dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan petunjuk teknis,” pungkasnya. (yuni)