0 menit baca 0 %

ASAS MAN 1 Indragiri Hilir: Menggandeng Teknologi untuk Masa Depan Pendidikan

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indragiri Hilir baru saja menuntaskan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) yang berlangsung dengan sukses dari tanggal 18 November hingga 4 Desember 2024. Kegiatan yang dipimpin oleh salah satu Guru MAN 1 Indragiri Hilir, Yateno meng...

Tembilahan (Kemenag) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indragiri Hilir baru saja menuntaskan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) yang berlangsung dengan sukses dari tanggal 18 November hingga 4 Desember 2024. Kegiatan yang dipimpin oleh salah satu Guru MAN 1 Indragiri Hilir, Yateno menghadirkan inovasi yang menarik dalam dunia pendidikan.

Tahun ini, MAN 1 Indragiri Hilir menerapkan sistem ujian berbasis teknologi dengan memanfaatkan aplikasi e-learning Android. “Alhamdulillah, pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) dan Sumatif Akhir Semester (SAS) berjalan lancar, diikuti oleh seluruh siswa kami. Ujian berbasis Android ini memberikan kemudahan bagi siswa untuk mengakses soal dari perangkat masing-masing,” ungkap Yateno dengan penuh semangat.

Perbedaan dalam istilah asesmen kali ini menjadi sorotan, di mana Penilaian Akhir Semester (PAS) diperuntukkan bagi siswa kelas XII yang masih mengikuti Kurikulum 2013, sementara Sumatif Akhir Semester (SAS) ditujukan bagi siswa kelas X dan XI yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Inovasi ini menunjukkan adaptasi MAN 1 Indragiri Hilir terhadap perubahan kurikulum demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam hal ini, Kepala MAN 1 Indragiri Hilir, H Abdullah mengatakan Pelaksanaan ASAS sempat terhenti beberapa hari bertepatan dengan dua momen penting: Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November dan Pilkada Serentak Se-Indonesia pada 27 November. 

“Kami memastikan siswa yang memiliki hak pilih dapat berpartisipasi dalam Pilkada, karena ini merupakan bagian penting dari pembelajaran demokrasi,” ujar H Abdullah menekankan komitmen madrasah terhadap pendidikan karakter.

Tak hanya itu, H Abdullah juga mengatakan bahwa panitia juga memberikan solusi bagi siswa yang tidak dapat hadir karena sakit. “Bagi siswa yang sakit, kami memberlakukan aturan khusus. Mereka dapat mengerjakan ujian dari rumah dengan melampirkan surat keterangan dari dokter, berkat sistem e-learning yang memungkinkan akses dari mana saja,” jelasnya.

Pelaksanaan ASAS ini mencerminkan dedikasi MAN 1 Indragiri Hilir dalam memadukan teknologi dan fleksibilitas untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan semangat inovasi yang terus berlanjut, ujian berbasis teknologi ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, sekaligus menjawab tantangan zaman. (Ria/ Andaz)