0 menit baca 0 %

ASN Kemenag Inhu Terima Sosialisasi Wakaf Uang, Gerakan Sosial Ekonomi Umat

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Wakaf Uang ASN di Aula Kemenag Inhu pada Kamis (11/9). Kegiatan ini diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) dari madrasah maupun Kantor Urusan Agama (...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Wakaf Uang ASN di Aula Kemenag Inhu pada Kamis (11/9). Kegiatan ini diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) dari madrasah maupun Kantor Urusan Agama (KUA) se-Inhu, dengan menghadirkan narasumber dari Ketua BWI Provinsi Riau dan Bidang Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan menambah wawasan pegawai mengenai wakaf uang, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran bahwa wakaf dapat menjadi instrumen penting dalam pembangunan umat. “Saya berharap seluruh ASN bukan saja memahami manfaat wakaf uang, tetapi juga mampu menyebarkan informasi ini ke tengah masyarakat. Dengan begitu, gerakan wakaf uang dapat dirasakan secara luas,” kata Darwison dalam sambutannya.

Gerakan wakaf uang dinilai strategis karena mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam berwakaf tanpa harus menunggu memiliki harta dalam bentuk besar, seperti tanah atau bangunan. Dengan sistem yang lebih fleksibel, dana wakaf dapat dihimpun secara kolektif untuk mendukung berbagai program, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.

Ketua BWI Provinsi Riau yang menjadi narasumber menegaskan, potensi wakaf uang di Riau cukup besar jika digerakkan secara sistematis. “ASN bisa menjadi pelopor perubahan, karena mereka memiliki posisi strategis untuk memberi teladan dan mengajak masyarakat berkontribusi melalui wakaf uang,” ujarnya.

Bagi masyarakat, dampak langsung dari gerakan ini adalah tersedianya sumber dana abadi yang dapat digunakan untuk kesejahteraan bersama. Sementara secara tidak langsung, wakaf uang juga berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Inhu, sekaligus membantu mewujudkan visi pemerintah dalam menciptakan kemandirian ekonomi umat melalui instrumen keuangan sosial Islam.

(Reski)